10 Alasan Mengapa Harus Mengenalkan Fitrah Seksualitas pada Anak


Alasan ke 5-Kejahatan Pedofilia



Lagi-lagi, berita tentang kejahatan seksual pada anak makin menggila. Tak bisa menutup mata. Kejahatan yang berfokus pada anak semakin mengelilingi kita. Takut? sedikit, wajar. Berlebihan? jangan mak. Saatnya kita saling bergandengan tangan melindungi dari kejahatan pada anak. Bila saja semua orang dewasa mau bergandengan tangan, bersatu, saling membantu satu sama lain, tentu tak akan muncul dalam berita harian tkasus kekerasan pedofil pada anak. Coba kita lihat screen shoot di bawah ini ;


img-1515840054.jpg

Berita macam ini ada di genggaman kita, mak. Dengan mudahnya kita mengakses informasi para pedofil ini. Apa sih pedofilia itu? kata neng wikipedia, pedofilia itu gangguan kejiwaan pada orang dewasa atau remaja yang telah dewasa, biasanya ditandai dengan kelainan seksual atau ketertarikan pada anak usia prapubertas. Cek detilnya di : https://id.wikipedia.org/wiki/Pedofilia . Orang yang mengalami gangguan itu disebut dengan pedofil. Nah, kasus terbaru yang terjadi di Tangerang yang menelan korban 41 anak yang berusia 10-15 tahun (liputan6.com).  Setelah menjadi korban kejahatan pedofilia,  anak mengalami trauma berat sampai mengalami gangguan jiwa.  Sedih, marah luar biasa. Setiap tahun,  kejahatan pedofilia di Indonesia semakin meningkat.  Tidak jarang terjadi pada tempat yang menurut kita aman,  seperti sekolah.  Tidak jarang juga pelakunya yang menurut kita adalah orang yang baik dan berpendidikan.  Tidak jarang juga pelakunya adalah orang terdekat kita.

Melihat fenomena seperti ini, yuk bergandengan tangan, mari menjadi bagian dari solusi. 

Setiap anak dilahirkan dalam keadaan perempuan atau laki-laki,  tidak ada yang lainnya.  Fitrah kelelakian bagi anak lelaki berbeda dengan fitrah keperempuanan pada anak perempuan.  Fitrah kelelakian akan berkembang menjadi fitrah keayahan,  sedangkan fitrah perempuan akan berkembang menjadi fitrah kebundaan.  


Fitrah ayah dan fitrah bunda adalah karakter-karakter yang Allah lekatkan pada mereka,  yang mempengaruhi perilaku dan pola asuh mereka terhadap anak-anak mereka (https://www.google.co.id/amp/s/diaryparenting.wordpress.com/2017/06/02/materi-pokok2-fitrah-orangtua-keayahbundaan/amp/).  Lalu, apa yang bisa kita lakukan ? sebelum ke sana, mari kita kupas sedikit tentang kewajiban kita mengenalkan ftrahnya anak-anak. Karena ini erat sekali hubungannya dengan fitrah seksualitas pada anak, maka hari ini, akan dikupas sedikit tentang yang pra latih yaa. Dari usia 0-6 tahun.

BAGAIMANA MENGEMBANGKAN FITRAH SEKSUALITAS PRA LATIH


Fitrah seksualitas erat kaitannya dengan fitrah perkembangan.  Terdapat beberapa tahapan fitrah perkembangan : 

1. Pra latih (0-2 tahun,  2-6 tahun) 

2. Pre aqilbaligh 1 (7-10 tahun) 

3. Pre aqilbaligh 2 (10-14 tahun) 

4. Post aqilbaligh (>15 TAHUN) 

img-1515841515.jpg

Kelekatan di usia 0-2 tahun dilakukan pada saat menyusui.  Aktivitas menyusui yang tidak disambi nonton TV,  bermain handphone.  Anak ditatap,  diajak ngobrol,  dielus merupakan upaya meningkatkan kelekatan.

img-1515841615.jpg



















Bermain, bernyanyi dan bercerita (3B)  merupakan cara untuk melekatkan anak dengan ayah dan bunda.  Bermain peran (role play)  dapat dilakukan  ayah bunda.  


Dengan 3B ayah bunda dapat melakukan : 

1. Mengajarkan anak nama bagian tubuh. Seiring usia dapat dijelaskan fungsi dan cara menjaganya. 

2. Sejak usia 9 bulan, ajarkan bahwa anak memiliki tubuh yang spesial.  Ajarkan menggunakan nama yang tepat untuk bagian tubuh tanpa rasa tabu.  Seperti mengatakan kemaluan laki-laki dengan sebutan burung. 

3. Merawat rasa malunya ketika bagian tubuhnya terlihat oleh orang lain. 

4. Untuk anak yang sudah bisa berkomunikasi ,jelaskan lebih detail menggunakan bahasa ilmiah lalu tetap ikat dengan istilah kitab suci.  

5. Ajari anak untuk mempercayai perasaannya. 

6. Ajari anak untuk mampu berkata tidak,  enggak mau,  Atau jangan begitu.  

 Dengan lagu,  pesan lebih mudah sampai pada anak-anak.  Gunakan lagu sebagai alat bantu.  Lagu mengenai sentuhan dapat dijadikan referensi untuk mengenalkan berbagai macam sentuhan pada anak. 


img-1515841790.jpg

Anak sudah ditunjukan seksualitasnya.  Seperti anak perempuan yang mulai menyukai menggunakan kerudung,  begitu juga laki-laki.  Mempergunakan pakaian yang menunjukan jika anak itu laki-laki. 


Toileting,  jika berada di pusat perbelanjaan,  tidak jarang saya melihat anak laki-laki usia >3 tahun berada di kamar mandi perempuan,  begitupun sebaliknya.  Terlihat sepele,  bahkan tidak jarang orang tua memberikan  toleransi akan hal ini.  Tanpa sadar orang tua memberikan  peluang anak untuk melihat 'pemandangan' yang semestinya tidak dilihat. 


Dengan terpenuhinya fitrah seksualitas,  diharapkan kejahatan fedofilia dapat dihindari.


Sumber : 

Buku Fitrah Based Education ver 2.5, Harry Santosa

  • Selasa, 09 Januari 2018

Artikel Terkait

Sahabat Wanita Nabi SAW yang Bisa Kita Kenalkan pada Anak
Sahabat Wanita Nabi SAW yang Bisa Kita Kenalkan pada Anak
Apa dan Bagaimana Magang untuk anak usia 16 tahun ke atas
Apa dan Bagaimana Magang untuk anak usia 16 tahun ke atas
7 Situs Edukasi untuk Usia Baligh
7 Situs Edukasi untuk Usia Baligh
Kecerdasan Interpesonal
Kecerdasan Interpesonal
8 Cara Asyik mengelola Gadget Pada Anak
8 Cara Asyik mengelola Gadget Pada Anak
Inilah Mengapa Kita Harus Mengajarkan Sholawat Nabi Kepada Anak-Anak
Inilah Mengapa Kita Harus Mengajarkan Sholawat Nabi Kepada Anak-Anak
Bikin Portofolio Anak yuk
Bikin Portofolio Anak yuk
Cinta Ibu Sepanjang Hayat
Cinta Ibu Sepanjang Hayat

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar