7 Aktifitas Ngabuburit Seru Bareng Keluarga


نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Dua nikmat, kebanyakan manusia tertipu dengan keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari)


Ngabuburit, pernah dengar istilah itu dong, mak. Ngabuburit sependek yang saya fahami berasal dari bahasa sunda, burit yang berarti sore, jelang matahari terbenam atau menjelang adzan magrib. Tapi kalau dilihat dari kamus bahasa sundanya lembaga bahasa sunda, ngabuburit mengandung arti ngalantung ngadagoan burit yang artinya bersantai sambil menanti waktu sore tiba. Di masyarakat sunda dikenal kemudian istilah ngabuburit selama bulan Ramadhan, karena saat-saat itulah anak-anak mengaji dibimbing ustadz sambil menunggu waktu berbuka. Lalu istilah ini semakin terkenal tak hanya di masyarakat sunda, media pun turut serta menggaungkan istilah ngabuburit itu sendiri. Hingga saat ini, saat jelang berbuka puasa, ngabuburit menjadi istilah yang sering digunakan.


Bicara bulan Ramadhan tentu kita semua tahu bahwa ada banyak sekali keistimewaan yang Allah berikan di bulan itu. Semua aktifitas kebaikan kita dinilai ibadah dengan pahala berkali lipat. Wadahnya manusia melatih diri dalam berbagai hal. Salah satunya adalah pengelolaan waktu. Seberapa sering kita ingat bahwa kelak segala anggota tubuh kita akan dimintai pertanggung jawabannya kelak? Atau waktu yang telah diberikan, telah kita gunakan untuk apa? Kadang mungkin kita lalai akan segala nikmat yang telah Allah berikan. Padahal nikmat itu nanti akan kita pertanggung jawabkan. 


Nabi SAW pernah menyinggung soal itu dalam hadistnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :


لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ

Kedua kaki seorang hamba tidaklah berpindah pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai umurnya, dimanakah ia habiskan; ilmunya, dimanakah ia amalkan; hartanya, bagaimana cara ia mendapatkannya dan ia infakkan; dan mengenai badannya, di manakah usangnya.” (HR. At-Tirmidzi, shahih).


Usia, ilmu, harta dan badan kita semua akan dimintai pertanggung-jawabannya, mak. Apa yang sudah kita lakukan selama bulan Ramadhan ini? Apa yang sebaiknya kita lakukan selama menjelang buka puasa? Jalan-jalan tanpa tujuan hanya karena ingin menghabiskan waktu menunggu bedug magrib? Aih, sayang sekali. Mungkin 7 aktifitas ini bisa menjadi pilihan untuk emak dan keluarga di rumah agar ngabuburitnya makin bermanfaat. 


1. Masak bersama anak-anak

Whaat?? Masak bareng anak-anak? Hehehe. Mungkin emak akan terbayang 'kerusuhan' yang akan terjadi di daerah kekuasan emak di dapur ya. Terutama buat anak-anak usia dini. Kita tahu kan jam-jam berapa saja yang anak mulai 'berkicau' bin mengeluh mengapa magribnya lama, jam berapa buka puasa, bolak-balik ke dapur lihat makanan? Mengapa tak melibatkan mereka untuk menyiapkan hidangan berbuka? Untuk anak yang sudah memiliki jam online, minta mereka memilih menu takjilnya, lihat di internet bersama emak atau kakaknya. Namun bila emak sudah memiliki menunya, minta si kecil untuk mengkategorikan bahan masakan, mencuci, memotong atau menyiapkan wadah makanan di atas meja makan. Berikan kesepakatan di awal dulu apa yang boleh dan tidak boleh anak lakukan selama di dapur. Tentu hal ini tidak akan ada 'kerusuhan' yang akan ditimbulkan anak seperti yang dibayangkan.

img-1557393474.jpg

Ajang masak bareng dengan teman


2. Memilah mainan anak-anak 

Beberapa bulan sekali, tentu kita memilah barang atau mainan anak. Nah, biasakan kegiatan itu di bulan Ramadhan. Minta anak-anak memilih mainan yang sudah tidak dimainkan untuk kemudian diberikan pada orang lain yang membutuhkan. Saat memilah, anak harus dilibatkan. Belajar mengklasifikasi barang dalam bentuk, jenis atau warna bisa juga menjadi pembelajaran anak di samping mengenalkan rasa berbagi pada orang lain.

img-1557396345.jpg


3. Merapihkan buku bersama

Di rumah emak banyak buku bacaan? Sudah lama tak dirapihkan atau dibersihkan dari kotoran dan debu? Nah, saat ngabuburit adalah saat yang tepat untuk bebersih, mak. Tak hanya itu, emak bisa sekalian mengkategorikan buku bacaan bareng anak-anak. Mana buku anak, buku bertema agama, buku parenting atau kategori tema lain. Ini tentu akan memudahkan kemudian saat keluarga ingin mencari buku tertentu. Jangan lupa, beri kamper atau lada yang dibungkus kain kasa di setiap pojokan lemari ya. Biar buku-bukunya aman ga dimakan rayap.

img-1557396560.jpg


4. Ngruntel, ngobrol bareng keluarga di rumah

Yup, ngruntel atau ngumpul sambil santai di rumah dan ngobrol bareng keluarga bisa dijadikan kegiatan seru di rumah. Bicara tentang apa yang dilakukan anak-anak seharian ini di sekolah, apa yang bunda kerjakan selama anak-anak ga di rumah, atau apapun yang ingin emak obrolin bareng bersama anak. Sambil baca buku juga bisa jadi keseruan tersendiri. Waktu setelah ashar adalah waktu terbaik. Sudah pernah dicoba? 

img-1557396956.jpg



5. Setor hafalan atau mengaji bersama

Beres masak untuk menu berbuka, jam berapa, mak? Nah, membiasakan mengaji atau setor hafalan jelang waktu magrib selama Ramadhan bisa menjadi pilihan waktu tepat. Untuk melakukan sesuatu kadang butuh paksaan, kemudian akan menjadi kebiasaan baik bila kemudian kita memaksakan diri kita dan keluarga untuk berubah menjadi lebih baik. Nah, yang harus pinter-pinter atur waktu adalah kita, mak. Segera beres makanan berbuka sebelum waktu itu tiba. Saya juga sedang memaksakan diri untuk beres makanan berbuka maksimal 30 menit sebelum adzan magrib.

img-1557397329.jpg

6. Menuntaskan buku bacaan yang sempat tertunda

Yup,, kalau ini sih, saya banget. Karena membaca itu harus meluangkan waktu secara sadar dan sengaja, bukan membaca saat waktu luang. Karena kalau membaca saat waktu luang, kadang kita 'bilang' ke diri sendiri, ga ada waktu luang untuk membaca. Kalau seperti itu, ya ga akan ada waktu luang, mak. Maka rubah kalimatnya biar jadi mindset baru, "luangkan waktu untuk membaca bukan mebaca saat waktu luang"

img-1557397364.jpg


7. Menata ulang tampilan rumah

Kapan terakhir kali emak menata ulang ruang tamu? Kamar tidur anak? Penempatan peralatan dapur? Mungkin saat jelang waktu berbuka, setelah sholat ashar, emak bisa mulai mencicil untuk menata kembali ruang tamu atau mempercantik tampilan teras rumah.


Alih-alih hanya ingin menghabiskan waktu menuju waktu berbuka puasa, alangkah baiknya mulai kita atur aktifitas bermanfaat yang kita pantas saat ditanya kelak di akhirat.


Ada lagikah yang mau menambahkan aktfitas bermanfaat lainnya? Yuk, cus langsung di kolom komentar ya.


  • Kamis, 09 Mei 2019

Artikel Terkait

7 Cara Mengajarkan Anak Puasa
7 Cara Mengajarkan Anak Puasa
Yuk, Kenali Gaya Belajar Anak Anda
Yuk, Kenali Gaya Belajar Anak Anda
7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog
7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog
7 waktu asyik ngobrol dengan anak ala emak rempong
7 waktu asyik ngobrol dengan anak ala emak rempong
Aplikasi Ini Perlu Kamu Manfaatkan
Aplikasi Ini Perlu Kamu Manfaatkan
7 Tips mensiasati budget minim untuk pernikahan
7 Tips mensiasati budget minim untuk pernikahan
Persiapan Menuju Kuliah
Persiapan Menuju Kuliah
7 Adab Berteman yang Harus Dikenalkan Pada Anak
7 Adab Berteman yang Harus Dikenalkan Pada Anak

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar