Home / Artikel 7 tips mengelola waktu online

7 tips mengelola waktu online

7 tips mengelola waktu online

Tips Ketjeh Ala Emak

Rabu, 01 November 2017

Mak, coba cek yuuk bareng sama saya...

Ada berapa WA grup di HP emak sekarang?

Ada yang hanya tiga saja?

Ada yang lebih dari 10 grup?

Ada yang lebih dari 15 grup?

atau lebih dari itu? 

Waw, saya takjub, mak

***

Itu WA grup apa aja ya? aktif kah emak di grup itu? atau hanya jadi silent reader saja? Mau keluar ga enak karena yang jadi adminnya adalah teman lama. Mau keluar ga bisa karena banyak informasi penting di grup itu. Pertanyaannya, seberapa penting? 


Kemarin saya iseng menghitung jumlah WA grup yang sedang saya ikuti sekarang. Jumlahnya bikin mata saya melek, terbelalak kaget. Antara kaget dan 'takjub' saat itu, beda tipis. Saya menghitung ulang, waw, 23 WA Grup. Saya hitung lagi, berapa jumlah WA grup yang saya aktif didalamnya. Aiih, ternyata bikin saya takjub lagi.


Emang sih yaa, kita berada di zaman yang serba mudah bin canggih. Ga perlu waktu lama untuk 'sekedar' ngumpulin orang dalam waktu beberapa menit di satu lokasi satu tempat. Memotong banyak energi dan waktu. Tapi kebayang ga, gimana hebohnya emak saat grup itu benar-benar aktif super duper. Chat bisa ratusan hanya ditinggal minum tiga teguk. Belum lagi rasa kemal kita yang tinggi. Kalau sudah buka satu grup WA, dan masih melihat ada angka dalam bulatan di grup bawahnya, tergerak hati ingin menghilangkan angka itu segera. Di klik lah itu grup WA ya. Selesai sampai situ kah, mak? Tidak. Jari jemari nan lentik akan gatel untuk sahut sana sini. Sambung pembicaraan ini itu. Bahkan hanya sekedar nongolin jempol tanda kita hadir. Bukan tidak mungkin saat notifikasi FB muncul di HP, kita akan tergerak untuk 'sekedar' mengintip siapa ya yang apdet status barusan? Selesai sampai di situ mak? Tidak, kita akan terus scroll ke bawah, stalking!. 


Lalu apa kabar dengan baju gosokan di depan emak saat itu? apa kabar dengan tumpukan dateline yang sudah berteriak? Bagaimana nasib anak emak di samping yang menunggu suapan nasi sayur berikutnya yang tak kunjung datang? Masak sudah selesai? Rumah sudah rapih?


Sudah seminggu ini saya belajar mengatur ketat jam online saya, terutama masalah online di HP. Sulit memang menyeleksi yang kita butuhkan. Tapi tetap harus ada yang diprioritaskan bukaan? Ssttt... sudah pernah coba cara ini kah mak :


1. Buat jam online pegang HP

Pegang HP itu ga cuma megang ya mak, pasti pengen buka aplikasi ini itu di dalamnya. Buatlah jam online yang disesuaikan dengan aktifitas sehari-hari. Jam online itu artinya, pikiran dan tubuh emak ada full bersama WA/medsos/SMS itu. Jadi bisa fokus membaca/membalas chat yang ada tanpa sambil lalu. Efektif, selesai cepat.


2. Selesaikan pekerjaan tepat sebelum jam online

Entah itu tugas rumah tangga atau tugas kantor, saat tangan sudah menyentuh HP, maka pastikan pekerjaan utama sudah selesai sebelum datang waktunya jam online.


3. Matikan WIFI atau sambungan data HP saat bukan jam online

Mengapa? ini akan mengganggu konsentrasi emak saat menyelesaikan tugas utama selama jam online belum tiba. Bila ada orang lain yang butuh mendesak pada emak, pasti ia akan menelpon, bukan sms apalagi menghubungi via WA.


4. Buat prioritas grup

Pilih grup sesuai dengan kebutuhan kita. Kalau hanya ber-haha-hihi, aiih, tegaslah pada diri sendiri. 


5. Manfaatkan fitur WA yang ada

Fitur yang ada di WA itu banyak banget. Salah satunya untuk memberikan tiga prioritas grup yang emak ingin selalu apdet, misal kuliah WAgrup. Maka beri pin grup itu. Posisi grup itu akan selalu ada di paling atas dari seluruh grup yang emak ikuti. Sst...jangan lupa, setelah dibintangin, langsung email chat ya. Jadi ga khawatir hilang pesan pentingnya.


6. Saat waktunya membuka grup, mulai dari grup yang diberi pin

Ketika membuka grup, sambil membaca, bintangi segera pesan-pesan penting. Setelah selesai, clear chat ( hahaha, ini saya yaa...). Lalu pilih grup prioritas berikutnya, entah grup keluarga atau kantor.


7. Konsistenlah

Tak akan berhasil satu aktifitas tanpa disertai dengan konsistensi dan kemauan yang tinggi. Yang merasakan baik buruknya kan kita sendiri.

Hidup di zaman yang banjir kemudahan ini semua tergantung pada kesungguhan kita untuk semakin memilih prioritas antara kebutuhan dan keinginan. Antara kebutuhan yang penting  mendesak atau penting tapi tidak mendesak.

Karena, jari ini juga akan ikut dipertanggung jawabkan kelak di akhirat. Tak hanya itu, waktu yang ada, digunakan untuk apa aja?

Ya Allah...







Komentar

  • Sunshine

    Kamis, 02 November 2017

    Saya juga mau Belajar konsisten dan disiplin waktu, Walau banyak yg wapri cuekin 😅😥 Trimakasih ilmunya Ibu Guru

  • Shanty Dewi Arifin

    Senin, 13 November 2017

    23 grup sekarang bisa bangga loh. Masih ukuran langsing itu. Sekarang mah orang bisa sampai 30 sampai 40 grup loh. Atau bahkan yang gembrot sampai di 50 grup. Itu baru WA, belum Telegram dan Line. Ha...ha...ha...

  • mpo ratne

    Sabtu, 24 Maret 2018

    Emang bener Kalau buka WAG harus bebenah dulu baru buka WA. Bisa kerjaan berantakan kalau gak donating data internet

  • Bunda Erysha (yenisovia.com)

    Selasa, 21 Agustus 2018

    Sama mba. Grup WA saya banyak. Akhirnya ga kepantau semuanya. Sekarang saya juga memberlakukan jam pegang hp untuk diri saya sendiri

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial