7 tips menulis saat bulan ramadhan


Bulan ramadhan sudah di depan mata yaaa. Serasa baru kemarin kita meninggalkan Ramadhan, sekarang akan diberikan kesempatan untuk bertemu kembali. Insya allah. Di bulan ramadhan, banyak sekali aktifitas positif yang bisa lakukan. Sayang banget bila waktu-waktu berharga selama bulan ramadhan hanya diisi dengan tidur, nonton, main hape atau jalan-jalan ga jelas cuma untuk nunggu magrib. Tahu kaaan, kalau setiap detik selama bulan ramadhan itu pahala mengerjakan kebaikannya luar biasa berkali-kali lipat selama diniatkan hanya pada Allah.  Nah, salah satu aktifitas sederhana yang bisa mengisi waktumu selama ramadhan itu adalah menciptakan sebuah buku sederhana. Ga usah juga yang muluk-muluk kudu ampe ke penerbit dulu, biasakan aja untuk menulis, apapun ya, menulis apapun. Bukunya juga bisa buku sederhana kook. Setelah diketik, mau langsung diprin dikasih gambar-gambar lucu juga boleh, sekedar kumpulan gambar juga oke bangett. Mau tulis tangan di notes boleeeh, di blog atau di website juga boleh banget.

Saya sendri lebih menyukai nulis di blog, website atau semisalnya. Ini yang kadang suka saya pake nih :  https://www.booktrackclassroom.com/content/first-time-sign-in cobain deh, bisa ditambahin backsound gitu seru. Banyak waktu-waktu asyik yang bisa kita manfaatkan saat bulan ramadhan. Mungkin diawal pembiasaan akan ada masa jenuh, tapi lanjutkan saja, buang jauh dan hadirkan terus tujuan kita mengapa kita butuh untuk menulis. Naah, itu kalau yang sudah mulai terbiasa menulis. Lalu bagaimana untuk yang belum pernah sama sekali, tetapi kepengen banget merubah kebiasaan baru dalam menulis?. Berikut 7 tips yang bisa kita lakukan untuk menulis saat bulan ramadhan. Selamat mencoba.

  1. Berani memiliki tujuan yang jelas, mengapa kita butuh menulis. Karena kalau sudah tau tujuannya, menulis akan menjadi kebutuhan, ga angin-anginan , kadang nulis kadang engga. Misal, saya mau menulis tentang keseharian emak-emak tentang appun di blog setiap Senin dan Kamis agar menjadi evaluasi mingguan untuk saya pribadi.
  2. Biasakan mencatat. Karena ide datang dari mana saja dan kapanpun, maka, setiap ingat dan mendapatkan ide untuk menulis, segera catat. Bisa di hape atau notes kecil yang kita bawa.
  3. Sering-seringlah membaca buku, koran dan semisalnya. Karena banyak membaca artinya banyak informasi yang kita dapat untuk memperkaya tulisan kita kelak.
  4. Bergabunglah dengan komuitas menulis. Memiliki komunitas atau kelompok menulis membuat kita selalu ada di rellnya. Ada banyak sahabat yang mengingatkan kembali untuk apa kita menulis, saling support satu sama lain. Dan yang paling penting, ada begitu banyak cara-cara penulis lain dalam mengungkapkan ide yang bisa kita ambil sebagai pelajaran.
  5. Buat jadual khusus untuk menulis. Baik saat ada ide ataupun tidak, konsistenlah pada jadual yang kita buat.
  6. Kadang saat kita menulis, ada kondisi fakir ide di tengah jalan. Segera tinggalkan tulisan anda, pergi keluar ruangan, temuilah orang-orang sekitar untuk merubah suasana dan isi kepala anda. Karena tak hanya tubuh yang butuh pencerahan, otak anda pun demikian.
  7. Konsistenlah pada tujuan awal anda menulis. Ini bahan bakar utama saat anda merasa capek dan mentok ide.
Kalau bukan sekarang, kapan lagi anda akan mulai berubah. Karena untuk menjadi penulis syaratnya hanya tiga, yaitu  menulis, menulis dan menulis.

  • Rabu, 10 Mei 2017

Artikel Terkait

7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak
7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak
7 Cara Mengenalkan Aturan pada Anak
7 Cara Mengenalkan Aturan pada Anak
7 waktu asyik ngobrol dengan anak ala emak rempong
7 waktu asyik ngobrol dengan anak ala emak rempong
7 Cara Belajar Jelajah Kota Bersama Anak
7 Cara Belajar Jelajah Kota Bersama Anak
7 pilihan me time untuk emak
7 pilihan me time untuk emak
Aplikasi Ini Perlu Kamu Manfaatkan
Aplikasi Ini Perlu Kamu Manfaatkan
Yuk, Kenali Gaya Belajar Anak Anda
Yuk, Kenali Gaya Belajar Anak Anda
7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog
7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar