Home / Artikel 7 tips sahur sehat ala Rosulullah

7 tips sahur sehat ala Rosulullah

7 tips sahur sehat ala Rosulullah

Tips Ketjeh Ala Emak

Senin, 21 Mei 2018

السَّحُوْرُ كُلُّهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جُرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِيْنَ
Artinya: “(Makanan) Sahur itu seluruhnya adalah berkah, maka itu janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya dengan seteguk air, sesungguhnya Allah dan para Malaikatnya mendoakan orang-orang yang bersahur.”

        Hadist yang diriwayatkan dari Ibn Hibban ini sering kali kita dengar. Penekanan Rosulullah untuk sahur, sekalipun hanya dengan seteguk air mengisyaratkan betapa pentingnya mempersiapkan tubuh kita untuk ikut bertasbih pada Allah dengan memberikan asupan awal sebelum berpuasa.

    Berkah menurut kamus al Munawwir itu artinya nikmat, sedangkan menurut imam Ghazali berarti bertambahnya kebaikan.Tak hanya sekedar mendapatkan kenikmatan saat kita sahur, namun juga ada kebaikan yang bertambah. Minimal ada kebaikan bagi tubuh kita untuk mendapatkan asupan yang baik saat sahur.

        Lalu bagaimana sahur yang dilakukan oleh Rosulullah agar bertambah keberkahan dan kenikmatan yang akan kita dapatkan? Simak yuk 7 cara sahur sehat lagi sederhana yang Beliau lakukan.


1. Bersiwak di pagi hari 
Membersihkan gigi rutin akan menjaga organ penting kita dalam mengkonsumsi makanan. Kalau sudah sakit gigi, biasanya akan berpengaruh pada semua anggota tubuh dan mengurangi nafsu makan.

2. Minum segelas air putih yang dicampur dengan madu asli
Seperti yang kita tahu bahwa madu adalah obat dari segala macam penyakit. Namun dengan meminumnya di pagi hari, madu berfungsi membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

3. Akhirkan waktu sahur
Mengapa ya kita perlu mengakhirkan sahur? Di kitab fathul barri dijelaskan, disebutkan oleh Ibnu Abi Jamrah, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memandang suatu amalan yang sangat mudah bagi umatnya untuk dilakukan. Seandainya tidak makan sahur, maka berat menjalankan puasa. SeandainyaTmakan sahur dilakukan di tengah malam (bukan di akhir waktu sahur, pen.) tentu juga memberatkan. Orang yang makan sahur tengah malam tentu tak bisa terkalahkan dengan rasa kantuknya. Makan sahur tengah malam pun dapat membuat lalai dari shalat Shubuh atau membuat seseorang berusaha keras untuk begadang.” (Fath Al-Bari, 4: 138).

Tak hanya soal kemudahan dalam melakukan amalan sholih, namun ternyata, mengakhirkan sahur dari sisi medis juga diartikan memberikan kesempatan pada kita untuk mendapatkan asupan gizi seperti halnya sarapan pagi dan menjadikannya asupan cadangan energi untuk persiapan kegiatan hingga sore hari.


4. Sahur dengan buah kurma kering
"Sahurnya seorang mukmin itu adalah tamr (buah kurma kering)." (HR Abu Daud). Ada hadist dari Amr yang menjelaskan bahwa kurma kering-lah yang biasanya dimakan oleh Rosulullah. Kalau berbuka, kurma basah atau biasa dikenal dengan kurma ruthob.


Tahukah, mak bahwa dalam kitabnya Zad Al-Ma`ad, Ibnu Qayyim menyebutkan bahwa kurma dapat menguatkan perut yang dingin, menyamankannya dan menyehatkan badan. Ia termasuk buah yang paling mulia dan paling bermanfaat. Ia adalah raja buah-buahan, penguat lever, dan pelembut tabiat. Ia adalah buah yang paling banyak memberikan nutrisi. Memakannya sebelum makan pagi dapat membunuh cacing. Panas yang dikandungnya adalah penawar racun. Oleh karena itu, apabila ia dimakan secara terus-menerus sebelum makan pagi, maka ia dapat melemahkan cacing dan menguranginya. Ia adalah makanan, obat, minuman, dan manisan sekaligus. Banyak banget kan khasiat dari makan kurma saat sahur?


5. Makan secukupnya
Ada anjuran Rosulullah terkait kata 'secukupnya'. Perhatikan hadist berikut ini:

"Tidaklah sekali-kali manusia memenuhi wadah pun yang lebih berbahaya dari pertunya. Cukuplah bagi anak adam beberapa suap makananuntuk menegakkan tubuhnya. Jika ia harus mengisinya,maka sepertiga (bagian lambung) untuk makanannya,sepertiga lagi untuk minumannya, sepertiga lagi untuk nafasnya (udara) (HR Tirmidzi).


6. Jangan tidur setelah sahur
Naah, ini yang paling nonjok ya. Hehe. Rasulullah Saw. bersabda: “Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki.” (HR. Thabrani)

Dari sisi medis, terjawablah, bahwa ternyata tidur setelah makan menyebabkan tidak terjadinya proses pembakaran, karena tubuh menghemat energi. Sehingga lemak akan mudah tertimbun di dalam perut yang menyebabkan buncit. Tak hanya itu, normalnya isi lambung akan kembali kosong sekitar 2 jam setelah makan. Tapi jika segera tidur setelah sahur, atau sholat shubuh, maka proses tersebut akan terhambat.


7. Jangan lupa berdoa sebelum makan
Ya, tentu saja ini menjadi bagian yang tak boleh dilewatkan. Memulai sesuatu dengan yang baik, akan mempengaruhi otak kita dan mengalir pada makanan dan minuman yang kita konsumsi. Pernah tahu dong, mak, tentang penelitian DR Masaru Emoto pada tahun 2003 lalu mengenai air yang berubah mengkristal cantik atau jelek itu? Air yang diteliti ternyata mampu merespon setiap ucapan yang kita lontarkan sebelum mengkonsumsinya bisa menjadi renungan. Penelitian ini baru dilakukan setelah sekitar 14 abad lalu Rosulullah sampaikan untuk berdoa sebelum makan dan minum. Cek videonya deh :

Video tentang penelitian DR Masaru Emoto tentang air yang mampu merespon ucapan manusia


Maha Hebat Allah dalam setiap penciptaanNya.
Jadi, sahur apa tadi, mak?

Sumber : https://rumaysho.com/ - tribunnews.com - Youtube.com

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial