Bekal


Menuju bekal akhirat


Adzan magrib terdengar lamat-lamat
Hati ini makin terasa nikmat
Airmata deras dalam munajat
Ramadhan kian terasa berakibat

Teringat dosa yang terlibat
Menggeliat bergulat dalam pekat
Berharap pahala serta nikmat
Pantaskah aku untuk berkhidmat?

Allah Sang Maha Hebat 
Membuka luas pintu taubat
Jadikan itu kian bermanfaat
Tak kala kematian kian mendekat

Bulan Syawal kian mendekat
Sedih dan haru menjadi sindikat
Lepas terlena dalam ketupat
Jalan berkumpul bersama kerabat

Opor ayam bergulat bersama ketupat
Sedikit tanda saatnya berjabat erat
Maafkan kesalahan dunia untuk akhirat
Selama kita telah bersahabat

  • Senin, 03 Juni 2019

Artikel Terkait

Bilakah
Bilakah
Kebaikan itu menular
Kebaikan itu menular
Contoh Puisi Gaya Lama
Contoh Puisi Gaya Lama
Gelagar
Gelagar
Mari berpuisi prosais
Mari berpuisi prosais

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar