Belajar Bersama Kelas Bunda Sayang


Belajar sama-sama dan sama-sama belajar


Membersamai para bunda hebat dalam kelas online itu memberikan banyak warna baru dalam belajar banyak hal. Tak hanya peserta kelas yang belajar, namun saya pribadi jauh lebih banyak belajarnya. Prinsip belajar sama-sama dan sama-sama belajar terus saya bunyikan di kepala. Karena memfasilitasi kehebatan bunda yang sebetulnya sudah dimiliki sejak awal itu perlu effort kuat untuk bisa membantu menemukan banyak AHA moment bersama-sama. 


Dalam setiap proses itu selalu ada warna baru yang saya dapatkan di kelas, begitu juga saat membersamai di materi ke tiga tentang kecerdasan anak. Saya banyak me-re call moment-moment bersama anak hingga akhirnya mereka seperti sekarang. Begitu juga dengan target-target pribadi dan keluarga. Ada benang merah yang saya dapatkan, ada satu AHA moment yang membuat saya selalu pegang hingga saat ini. Hal ini terpantik kembali saat diskusi di kelas berjalan. Rekaman kehidupan seperti diputar kembali saat saya berada diposisi peserta terkait membuat family project pertama kali.


Setiap melakukan sesuatu yang kira-kira berproses agak panjang, saya membiasakan menggunakan SMART metode. Metode yang banyak diulas di internet dan banyak training-training leadership atau semacamnya. Ini sangat membantu saya, yang memang butuh guideline dan ujung yang jelas saat melakukan sesuatu. Cara ini pun saya kenalkan pada anak-anak dengan cara yang sederhana. Mak, mungkin pernah tahu tentang cara ini ya :


img-1517268499.jpg


Cara ini lebih mudah, buat saya, untuk mengukur sesuatu. Kita akan diarahkan untuk berada di jalur yang sudah ditentukan. Saat ingin melakukan sesuatu maka :


1. Buat tujuan yang spesifik. 
Ini akan mempermudah kita untuk selalu melihat tujuan yang jelas, yang ingin dicapai. Biasanya saya menggunakan 5W1H untuk memudahkan menetapkan target atau tujuan. 

        * What, apa sih yang ingin saya capai?

        * Why, mengapa saya harus mencapai itu? apa alasan spesifiknya? manfaatnya apa bagi saya?

        * Who, siapa saja yang akan terlibat dalam tujuan kali ini, tuliskan.

        * Where, dimana ya target yang saya buat ini akan tercapai, buat identifikasi lokasinya

        * When,kapan kira-kira tujuan itu akan mulai dilaksanakan dan akan berakhir

   * How, bagaimana sih caranya agar tujuan itu tercapai

Detil banget sih bikin tujuan aja? hahaha, Iya mak, karena nanti di perjalanannya, kita akan banyak menemukan ribuan godaan loh. Kalau tidak dibuat  tujuan yang clear, mudah sekali kita akan belok sana-sininya. 


2. Terukur

Buat tujuan itu bisa terukur. Sederhananya, kalau kita membuat target yang tidak terukur, bagaimana kita bisa mengetahui bahwa apa yang sudah kita lakukan itu tercapai atau tidak? jangan hanya "sepertinya" tercapai deh. Big no!. Cara membuatnya bisa diawali dengan menjawab pertanyaan ; bagaimana saya mengetahui kalau target yang saya buat ini akan tercapai?"


3. Dapat tercapai

Tujuan yang sudah kita tetapkan tadi, apakah bisa tercapai? Dengan kemampuan yang kita miliki saat ini, apa yang kita miliki bersama keluarga saat ini dikaitkan dengan tujuan tadi, bisa kah kita mencapainya? 


4. Relevan atau realistik

Setelah tujuan yang spesifik, terukur dan bisa tercapai dengan kemampuan yang kita miliki. Tentukan tujuan yang mengandung unsur yang relevan dan realistis. Semua itu realistis kah dengan kemampuan dan keadaan kita? Sederhananya, jangan menentukan target yang tinggi melangit untuk diseelesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. 


5. Time-based

Ini yang juga penting ya, mak. Tentukan batas waktunya dengan jelas. Karena tanpa batas waktu, kita tidak akan merasakan urgensinya target ini. Sulit atau mudah dalam mencapai target yang dibuat.


5 Langkah sederhana ini saya gunakan untuk menentukan family project, target pribadi, target saya dan paksu untuk anak-anak. Terbantu banget, mak. Secara ya kalau sudah ngumpul dengan keluarga itu ada aja godaannya untuk ini itu. Tak hanya itu, jangan lupa untuk mengenalkan cara ini kepada anak-anak saat ingin melakukan sesuatu. Waktu yang dimiliki akan sangat produktif dan menghasilkan banyak pengalaman. 


Berikut ini beberapa aktivitas kami yang menggunakan SMART di rumah :


img-1517272612.jpg

ternyata, buku itu terbit di juli 2017. lebih cepat dari rencana.

Kalau untuk anak-anak, saya mengenalkan Mindmap untuk menuliskan target dan rencana mereka. Kejadiannya seperti ini: mind map ailsa berbasis SMART 


Yang paling terasa manfaatnya selama memfasilitatori kelas bunda sayang adalah cara SMART membuat saya fokus dan selesai pada satu hal. Seperti belajar bagaimana tetap on the track dalam diskusi di kelas, tidak lompat-lompat pembahasan.To do list harian selesai tepat waktu.


Membaca progress tantangan satu per satu tulisan bunda-bunda hebat, semangat belajar dan memperbaiki seluruh bunda di kelas menjadi bahan bakar saya untuk terus belajar. Sekalipun ruang kelasnya ada di dunia maya, namun rasa dunia nyata itu sampai ke hati. Sekalipun jam onlinenya berbeda, namun jam belajarnya tak pernah berubah, yaitu seumur hidup hape itu ada. Hehehe. Tak hanya itu, saya semakin bisa memilih prioritas tugas dan tanggung jawab, karena dibantu dengan bagan ini:



img-1517278762.jpg

Belajar sama-sama dan sama-sama belajar membuat hati dan pikiran mampu menjadi satu tanpa ada beban sebagai fasilitator kelas bunda-bunda hebat dengan ragam profesi.


Percayalah, selalu ada ruang belajar bagi yang ingin belajar memperbaiki diri. Karena, belajar itu bukan untuk mengisi waktu luang, tapi luangkan waktu untuk belajar.


love you all

Bogor, Selasa, 30 Januari 2018

  • Minggu, 26 November 2017

Artikel Terkait

Belajar Manajemen Komunitas
Belajar Manajemen Komunitas
Serunya Menjadi Fasilitator Kelas Online
Serunya Menjadi Fasilitator Kelas Online
Begini Cara Menghormati Tamu ala Ibu Profesional Jakarta
Begini Cara Menghormati Tamu ala Ibu Profesional Jakarta
Ini Serunya Belajar di Kelas Remedial
Ini Serunya Belajar di Kelas Remedial
Keseruan Lain Fasilitator Online di Bulan Ramadhan
Keseruan Lain Fasilitator Online di Bulan Ramadhan
Keseruan Menarik di Kelas Bunda Sayang
Keseruan Menarik di Kelas Bunda Sayang
Apa Gaya Belajarku
Apa Gaya Belajarku
Gunakan Cara Ini Saat Malas Membaca Muncul
Gunakan Cara Ini Saat Malas Membaca Muncul

Komentar

handa
handa
Minggu, 26 November 2017

kakak guruu.... 😍😍 terimakasih..... laff lafff.....

Chusna
Chusna
Selasa, 30 Januari 2018

Mbak ikaaa... 😍😍😍😍 Tak save yaah 😘😘

fara
fara
Selasa, 30 Januari 2018

many thanks selalu membersamai kami di kelas belajar, cik gu....

Tambahkan Komentar