Belajar konsisten dan komitmen jilid 3

Yippy....

Hari ini saatnya berbuka puasa. Sudah masuk minggu ke tiga nih saya puasa. Puasa apa mak? Puasa dengan mengurangi untuk membuka platform whatsapp dan facebook. Oia, saya pernah cerita tentang apa dan mengapa saya butuh berpuasa di sini ya. 


Masuk minggu kedua, saya sudah mulai terbiasa, walau masih lebih dari 1,5 jam per hari tapi otot dan otak saya sudah mulai bisa diajak kerja sama. Dan saya mulai merasakan bahagia menjalaninya. Kenapa? Karena saya punya tambahan banyak waktu untuk membaca dan ngruntelan, pillow talk bareng azkail.


Hari ini sudah melewati minggu ke tiga dan saatnya saya berbuka puasa. Take a deep breath. Tantangannya luar biasa. Kadang tergiur juga untuk buka WA dan facebook melalui leptop. Aah... tapi sekali lagi, saya tidak mau meruntuhkan apa yang sudah saya bangun selama 14 hari ke belakang. Saya menetapkan lanjut dengan puasa mengurangi jam online di WA dan facebook, tetapi menyesuaikan ritme kebutuhan saya setelah melakukan puasa 2 minggu kemarin. Khusus untuk online di facebook, ternyata saya membutuhkan waktu rata-rata 30 menit perhari. Dan sisanya bisa banyak di Whatsapp. Kebutuhan saya berkomunikasi di facebook tidak sebanyak kebutuhan saya berinteraksi di WA. Dan minggu ke tiga ini saya tambahkan 30 menit sehari untuk online di Whatsapp dan facebook. Maka total kebutuhan WA dan facebook dalam satu hari adalah 2 jam.


Berhasilkah saya?


Sebelum ke arah sana, berikut ini reward diri yang bisa saya dapatkan selama mengkuti puasa. Oia, aturan reward ini tidak saya berubah sejak minggu pertama, sebagai bagian dari memotivasi diri aja.


img-1587027385.jpgPemakaian Whatsapp dan facebook lebih dari 3 jam sehari 

img-1587027425.jpgPemakaian Whatsapp dan facebook lebih dari 2 jam kurang dari 3 jam

img-1587027447.jpgPemakaian Whatsapp dan facebook lebih dari 1,5 jam kurang dari 2 jam

img-1587027471.jpgPemakaian Whatsapp dan facebook kurang dari 1.5 jam sampai 1,5 jam sehari


Dalam satu pekan, selama tiga hari saya berhasil hanya menghabiskan maksimal dua jam bersama Whatsapp dan facebook, mak. Yes, I did it, beb. Akhirnya saya menemukan ritme sehat untuk Whatsapp dan facebook. Ritme ini sudah sesuai dengan kebutuhan saya per harinya. Bisa disetting di gawai dan facebook kita untuk remindernya. Tinggal menguatkan otak dan otot aja biar mendarah tulang saat melakukan perubahan ini. 


Untuk minggu ketiga ini, saya belum terlalu merasakan perbedaannya dengan minggu kedua karena perbedaan 30 menit saat melototin facebook atau Whatsapp itu susah, Esmeralda. Jadi minggu depan, akan saya lanjutkan ritme minggu ini untuk merasakan betul-betul bahwa apakah saya menikmatinya atau tidak. Inilah hasil rapot selama minggu ketiga. Aiih, jadi dapet coklat daah. 


img-1587027637.jpg

Puasa week 3


Jurnal minggu ketiga tahap kepompong

Kategori
Komunitas Ibu Profesional

Artikel Terkait

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar