Home / Artikel Buku Cerita Al Quran untuk Anak

Buku Cerita Al Quran untuk Anak

Buku Cerita Al Quran untuk Anak

Resensi Buku Anak

Minggu, 11 November 2018

"Ada banyak cara kecil untuk meluaskan dunia anak-anak, cinta buku adalah salah satunya."-IkP

 Anak melihat bagaimana cara kita membaca buku, pergi ke luar rumah yang dibawa adalah buku, menyimpan buku bacaan yang mudah dijangkau anak, dan memangku anak saat kita membaca buku bisa menjadi pilihan untuk mendekatkan anak dengan buku. Cinta pada buku akan membuat anak mampu pelan-pelan membaca kata per kata dengan sendirinya, selama kita mau mendampingi anak membaca. Karena kita tahu bahwa dekat dengan buku akan meluaskan cakrawala anak dalam setiap kejadian. Buku yang dipilih pun akan mempengaruhi bagaimana anak bersikap nantinya. Karena isi buku yang direkomendasikan akan tertanam di kepalanya.  


Dewasa ini banyak sekali buku anak yang berseliweran. Penawaran demi penawaran menggiurkan mampu menghipnotis kita. Ragam judul dengan design menarik membawa kita untuk segera memilikinya. Belum lagi saat book sale datang. Ada satu buku bacaan anak yang saya rekomendasikan. Kebetulan saya dan anak-anak sudah baca. Buku terbitan Erlangga dengan judul Cerita Al Quran untuk Anak ini membawa banyak hikmah tak hanya untuk anak sebagaiaman judulnya, tapi juga untuk kita, orang tua yang membacanya. Buku-buku bacaan serupa memang banyak bertebaran di luar sana, namun untuk buku cerita satu ini, menurut saya layak dibacakan untuk semua usia atau dibaca sendiri anak SD level atas, sekitar kelas 4 sampai 5 SD. Selain tulisannya sudah mulai rapat dan sedikit ilustrasi, isi dari cerita yang disampaikannya pun butuh pendampingan orang tua. Terutama pada kisah tentang Nabi ditelan ikan Paus dan diangkatnya nabi Isa AS ke langit. Bila Anda tak pernah menceritakan apa makna dibalik mukjizat ini, anak akan menangkap informasinya bulat-bulat apa yang disampaikan di buku. Untuk judul lain Anda tak perlu khawatir bila anak membaca tanpa pendampingan serius. Nih judul dan kisah yang ditawarkan dalam buku ini :

  1. Raja Thalut raja pilihan Allah
  2. Pemuda penghancur berhala
  3. Kehancuran kaum Tsamud
  4.  Keteguhan iman seorang pemuda (Ashhabul Ukhdud)
  5.  Qorun yang kikir
  6.  Kaum yang diadzab menjadi kera
  7. Binasanya pasukan bergajah
  8. Tipu muslihat saudara-saudara Nabi Yusuf AS
  9.  Diangkatnya Nabi Isa AS ke langit
  10. Kisah Nabi Musa dan Nabi Khidir
  11.  Nabi Sulaiman dan burung Hudhud
  12.  Nabi Adam dan Hawa
  13.  Qabil dan Habil
  14.  Sapi bani Israil
  15.  Pemuda penghuni gua (Ashhabul Kahfi)
  16.  Musnah ditelan banjiir
  17.  Dimusnahkan angin
  18. Kesabaran seorang anak
  19.  Kesabaran Nabi Ayyub AS
  20.  Ditelan paus
  21.  Nabi Syuaib dan kaum Madyan
  22. Nabi Zakaria dan Nabi Yahya


Dalam setiap kisah yang dijabarkan di buku ini dibuka dengan kutipan ayat Al Quran yang menceritakan tentang kejadian itu. lalu dilanjutkan dengan kisah berdialog yang mudah dicerna anak usia SD. Yang menarik adalah, setiap satu kisah berakhir diceritakan, tim penulisnya membuat kotak hikmah dari kisah yang diceritakan. Setiap hikmah  rata-rata menyampaikan 3-4 poin. Ilustrasi yang digambarkan pun penuh dengan warna warni. Dengan kertas glossy  yang tebal serta hard cover warna dan design yang elegan, menjadikan buku ini layak menjadi bacaan anak. Kalau melihat daftar isinya, ada 22 kisah dalam Al Quran yang diceritakan di buku ini. Semuanya mengandung hikmah yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan diskusi dengan anak. Saat menceritakan bersama anak, ilustrasinya membantu kita untuk menambahkan keseruan dan informasi lain dalam buku ini.


Sebetulnya, apapun buku yang ingin kita berikan kepada anak yang perlu ditekankan adalah proses kita mengenalkan buku itu sendiri pada anak. Jangan sampai kecepatan kita berbelanja buku untuk anak tak sejalan dengan bagaimana kita mendekatkan buku itu sendiri pada anak. Kita lupa bahwa buku hanya sarana meluaskan cakrawala anak. Selama sarana itu tidak dibunyikan, tidak dikenalkan dan tidak ada proses pendampingan awal selama membaca buku, anak merasa tidak butuh buku sebagai teman duduk.


Memberikan konten buku agama yang layak dibaca oleh anak adalah salah satu tugas kita sebagai orang tua. Dan buku ini saya rekomendasikan untuk dibaca bersama anak. Ga percaya? Baca deh. Di pustaka azkail ada kok kalau mau baca.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial