Contoh Puisi Gaya Lama


Puisi Proasis

Pertama

Suara beningnya membuat telingaku kadang bak dibidai. Bosan yang sering membingkai. Sok tahu yang membuai membuat hati berasa pandai. Kanan kiri manusia mulai membantu dengan jemari yang menjuntai. Namun sorak sorai di telinga kian terdengar kian ramai. Kau tahu? aku pun mulai menyeringai.

Suara cintanya keluar bak rangkai pawai. Indah lagi terarah bersama lukisan dalam damai. Atas bawah manusia semakin pandai membuang rinai. Hingga tiraiku mulai pudar terurai. 

Teringat ketika kawan makin mencercai, sahabat mulai mentertawai dalam rinai. Kekasih kian menguliti seluruh cindai. Aku tersadar bahwa kau selalu hadir dalam derai. Kau tahu? Tak ada rasa terbengkalai.

Akhirnya Aku pun tahu, saat waktu tak dapat kau tarik kembali untuk kau gapai. Maaf pun sulit kau lontarkan dalam damai, ingatlah, selalu ada langkah pertama untuk memulai.

Seruni, 15 Oktober 2018


Ini adalah jenis puisi proasis, yaitu puisi yang dituliskan dalam bentuk prosa.

  • Sabtu, 20 Oktober 2018

Artikel Terkait

Gelagar
Gelagar
Bekal
Bekal
Kebaikan itu menular
Kebaikan itu menular
Mari berpuisi prosais
Mari berpuisi prosais
Bilakah
Bilakah

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar