Artikel Populer

Gelagar

Gelagar

Admin Minggu, 02 Juni 2019 Puisi
Gelagar

Gelegar

Makan coklat di pinggir pantai
Duduk santai dalam kedai
Ramadhan kian mengurai
Syawal pun menunggu melambai

Kupas kuaci penuh semangat
Kulit kecilnya imut lagi lekat
Sedih bertambah pekat
Ramadhan pun mulai berjingkat

Kue kucur lepas tanpa tawar
Lahap pun datang tanpa bertengkar
Gelegar petasan mulai mengular
Satu bersahut ratusan kian gencar

Daging cincang bulat kian panas
Terendam dalam kuah bening tanpa ampas
Lupakah kau bahwa Ramadhan kian lepas?
Mengapa gelegarnya kau buat antusias?

Kuah kuning mulai bersiap
Kentang kotak merah pun mulai menatap
Bilakah usia kian menyergap
Bagaimana bila sekarang sang maut menghadap?

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 azkail. Oleh Webpraktis.com | sitemap