Gunakan Cara Ini Saat Malas Membaca Muncul


Sudah baca buku berapa lembar hari ini?

Target minggu ini baca satu buku, apa sudah tercapai?

Buku baru banyak yang belum dibaca?


Pertanyaan semacam ini muncul dibenak saya saat menemani kelas bunda sayang tema ke enam. Materi tentang menstimulus anak untuk membaca datang di saat yang tepat buat saya. Ya, tepat saat semangat membaca sedang berada di titik terrendah tahun ini. Kondisi ini datang di saat saya butuh suntikan penyemangat untuk mau membaca kembali. Lalu pertanyaan itu saya tempel dilemari kamar sebagai penggugah. Dan apa yang terjadi kemudian?


Rasa malas masih tetap menggelayut, mak. Belum ngepek. Hahaha. Saya perlu cara lain untuk menyadarkan kembali ingatan saya tentang asyiknya membaca. Akhirnya saya menemukan cara tepat untuk saya saat keinginan membaca sedang berada di level terrendah. Apa itu? Lets check this out!


1. Strong Why

Ingat kembali mengapa Anda harus membaca buku itu. Apa karena ada tugas dari dosen, lagi diskusi sama anak yang perlu jawaban segera atau hanya ingin menghabiskan waktu saja? Cari, temukan dan kuatkan itu dalam hati dan pikiran, mengapa saya butuh membaca buku ini. Strong why akan membantu kita untuk mulai bergerak.


2. Buat tantangan pribadi

Maksudnya, mak? Iya, buat tantangan untuk diri sendiri, bahwa tanggal sekian saya sudah harus menyelesaikan buku ini. Yang bila selesai maka saya baru bisa beli barang A. Ini sedikit ngepek  ke saya. Karena kebetulan saya perlu tantangan yang sedikit uwow hadiahnya untuk merayakan itu, buat diri sendiri. Daaan barang yang saya inginkan itu saya tempel di lemari yang mudah terlihat oleh mata. Jadi setiap melihat barang itu, saya teringat harus segera menyelesaikan satu buku tertentu.


3. Terlibat aktif dalam lingkungan yang mendukung

Bersyukur saat ini saya menjadi bagian di keseruan komunitas parenting, institut ibu profesional (IIP). Di dalamnya saya sedang berlatih untuk meremedialkan diri menjadi fasilitator kelas online. Saat itu, di kelas sedang mendiskusikan tema menstimulus anak untuk membaca. Jadi, kebutuhan harus membaca makin terpenuhi dari aktifnya di komunitas ini. Belum lagi kalau membaca tulisan dari para mahasiswi di kelas online tersebut. Hal ini membuat saya akhirnya memutuskan, saya pun harus bisa melakukan sesuatu seperti mereka. Yaitu menstimulus diri sendiri untuk mulai membaca.Jadi, gara-gara terlibat di IIP ini lah saya makin tambah rajin membaca.


4. Temukan waktu terbaikmu untuk membaca

Menemukan waktu terbaik saat membaca itu penting. Karena walau bagaimanapun, kekuatan seseorang untuk membaca itu jelas berbeda. Nah ada di waktu tertentu kita bisa membaca jauh lebih tenang, lebih bisa meresapi tulisan. Sehingga tak akan terasa setengah isi buku sudah kita selesai baca. Mungkin tulisan ini

bisa membantu Anda menemukan waktu terbaik untuk membaca.


5.Konsisten dan komitmen

Sekeren dan se oke apapun rencana yang dimiliki, dua hal iini harus menjadi pondasi pertama dalam menjalankan keinginan untuk membaca. Biasakan membaca setiap hari minimal dua lembar kalau lagi males. Nanti lama-lama tubuh dan mata akan terbiasa dan mulai nagih untuk menambah halaman secara otomatis. Bawa buku bacaan kemana pun Anda pergi. Ingat, melatih itu juga butuh konsisten. Maka dengan membiasakan selalu membawa bukuk bacaan, minimal mata kita akan tertuju pada buku yang dibawa bukan? apa kemudian tidak juga tergelitik untuk segera membuka dan membacanya?


6. Simpan buku di tempat yang mudah dilihat

Yup, ini ngaruh banget sama saya. Buku yang minggu ini harus tuntas dibaca saya letakkan di meja kerja saya di rumah. Jadi saat ngetik seperti sekarang, buku itu membuat darah saya mengalir untuk segera memegangnya dan mulai membacanya.


7. Berdoa pada Allah

Sederhana tapi mengena kalau buat saya. Mengapa mau membaca saja kita perlu berdoa? Pernah dengar tentang Allah itu sesuai dengan prasangka hambaNya? Nah, setiap aktifitas yang dimulai dengan kebaikan akan menjadi kebaikan dan makin berkah bila kita berdoa. Biasanya asya berdoa seperti ini: minta dijauhkan dari rasa malas, dijauhkan dari godaan syetan yang selalu menggoda dan minta diberikan pemahaman atas bacaan serta menjadikannya berkah setelah selesai membaca. Sudah berdoa lalu apa? serahkan sisanya pada Allah yang Maha Mengetahui. karena kita tak pernah tahu kapan ilmu yang kita dapat dari membaca itu akan bermuara.


Jadi, sudah baca buku apa hari ini, mak?

  • Selasa, 03 September 2019

Artikel Terkait

Ini Serunya Belajar di Kelas Remedial
Ini Serunya Belajar di Kelas Remedial
Serunya Konferensi Ibu Profesional
Serunya Konferensi Ibu Profesional
7 Stiker seru yang ngangenin saat jadi fasilitator
7 Stiker seru yang ngangenin saat jadi fasilitator
Belajar Bersama Kelas Bunda Sayang
Belajar Bersama Kelas Bunda Sayang
Begini Cara Menghormati Tamu ala Ibu Profesional Jakarta
Begini Cara Menghormati Tamu ala Ibu Profesional Jakarta
Keseruan Menarik di Kelas Bunda Sayang
Keseruan Menarik di Kelas Bunda Sayang
Apa Gaya Belajarku
Apa Gaya Belajarku
Belajar Manajemen Komunitas
Belajar Manajemen Komunitas

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar