5. Saatnya Identifikasi Aksi

5. Saatnya Identifikasi Aksi

Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar kalau itu memang diperlukan. Kita tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil-(David Lloyd George)

Projek mandiri teknologi untuk ayah

Setelah dua pekan lalu belajar bagaimana membuat tujuan yang jelas di sini, saatnya sekarang kita lanjut ke tahapan berikutnya.


Identifikasi Aksimu


Sampai tahap kemarin, saya makin terbuka kalau membuat projek keluarga atau projek apapun ituuu harus runut cara berpikirnya. Sehingga nanti akan memudahkan kita saat menemukan tantangan. Kita akan tahu kemana kita akan ambil satu langkah mundur untuk melompat lebih tinggi. Kita akan paham dimana yang harus diperbaiki. Jangan langsung menentukan mau bikin projek A tapi kita ga tahu bagaimana proses menuju ke tujuan itu dan tidak mengantisipasi tantangan lainnya.


Biasanya, kalau sudah sampai tahap ini, tujuan dari projek kita sudah makin clear. Siapa menjadi apa serta tahu kapan dan bagaimana untuk pelaksanaannya. Sebelum kita beraksi dalam projek yang sudah direncanakan, maka saatnya kita mulai mengidentifikasi aksi yang akan kita lakukan. 


Bagaimana caranya ?

Caranya mudah namun perlu effort  besar. Yuk kita mainkan satu per satu.


1. Konsisten menggunakan Peta SMART

Biasanya ada saja godaan yang datang saat peta SMART sudah kita sepakati bersama tim. Tak bisa dipungkiri bahwa rumput tetangga memang lebiih hijau, tapi itu kan di rumahnya tetangga. Belum tentu cocok di rumah kita dengan rumput yang seperti itu. Maka identifikasi dan konsistenlah saat akan melakukan aksi. Berpegangan terus dengan peta SMART yang sudah disepakati bersama anggota tim.


SMARTnya Rumah Azkail untuk projek kali ini:

img-1632711264.jpg


2. Buat Indikator Keberhasilan

Ini yang paling seru saat menyepakati indikator keberhasilan setiap pekan. Dari semua rencana yang disepakati, perlu banget menurunkan dalam aktivitas per pekan. Kita akan tahu progressnya seperti apa. Menghindari saling mengandalkan satu sama lain. Siapa mengerjakan apa yang harus jalan. Karena ini indikator yang spesifik tentang kami, maaf ya, tidak saya publish di sini. Tapi saya feel free untuk ngobrol bareng tentang indikator pencapaian keberhasilan d ruang khusus. :)


3. Buat Highlight berupa kalimat yang akan dilakukan

Ini ternyata penting banget sebagai bahan bakar penyemangat tim loh. Kalimat ini sudah kami gunakan sejak lama dan ngepek banget setiap ada tantangan yang kami hadapi. Tulisan ini kami tempel di lemari baju, di papan tulis keluarga dan di pintu kulkas. Tempat di mana mata dengan mudahnya membaca tulisan itu setiap saat. Ini lah kalimat yang menjadi penyemangat kami :


img-1632711586.jpg


4. Buat Highlight pekanan

Membuat rencana tertulis untuk setiap pekannya, akan membantu apa yang sebaiknya kita lakukan agar program bisa runut berjalan. Buat saya yang kalau diajak mikir itu perlu lama banget waktunya, saya terbantu dengan paksu yang mudah banget untuk urusan deep thinking. Kami pun membuatnya mulai dari yang sederhana banget, seperti ini;


img-1632713521.jpg


5. Buat kampanye program

Ini yang menarik. Program sudah disepakati, proses perjalanan sudah dibuat dan dilaksanakan. Maka saatnya kita kabarkan pada dunia bahwa ada program baik-insya allah- yang akan dijalankan. Kampanyenya bisa dilakukan online atau offline. Selama ini, informasi baik sudah kami simpan dan ceritakan dalam website officialnya Azkail. Namun untuk media sosial, belum secara khusus memiliki akun atas nama Rumah Azkail. 


Kalau dipikir-pikir, iya juga sih. Mengapa kita harus memiliki akun media sosial yang khusus, tidak dicampur dengan media sosial pribadi apalagi medsos bisnis. Jadi informasinya ga nyampur. Jelas tujuan akun itu. Orang lain bisa mengenal program-program baik kita melalui banyak cara. Tapi pilih yang memang kita kuasai ya media sosialnya.  


Dan inilah akun official Rumah Azkail yang bisa dinikmati bersama.


img-1632713892.jpg


Media sosial ini sebagai salah satu jembatan mimpi kami berbagi keseruan ke khalayak yang lebih luas lagi. Berangkat dari tantangan saya dulu dan sekarang, belum banyaknya wadah dan ruang diskusi parenting serta turunannya untuk anak remaja dan dewasa muda. Maka media sosial di facebook serta instagram menjadi penghubungnya. Saya diuntungkan karena memiliki si dewasa muda yang faham instagram dan ondol-ondolnya. Maka saat ini saya sedang belajar mendalami penggunaan data instagram. Seru. Karena IG buat saya tuh, perlu effort banget terkait visualisasinya.


Yuk kita ngumpul bareng di facebook Rumah Azkail

atau klik di instagram Rumah Azkail


6. Buat SWOT nya

SWOT ? Projek rumahan aja perlu bikin SWOT ? Pernah tahu kah mak apa itu SWOT?


Apa itu SWOT?

SWOT merupakan akronim dari strengths (kekuatan), weaknesess (kelemahan), opportunities (peluang) dan threats (ancaman). Teknik ini digunakan untuk menganalisa dan mengetahui strategi terbaik sebelum melangkah dan menjalankan sesuatu. Mau itu untuk menjalankan organisasi atau projek probadi. Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey yang pernah memimpin proyek riset di Universitas Standford pada tahun 1960.


Untuk membantu merunutkan SWOT, kita bisa membuat pemantik pertanyaan seperti di bawah ini:


img-1632744930.jpg


Karena ini SWOT projek keluarga, saya tidak tampilkan di sini ya. Tapi saya bersedia jawab kalau ada yang ingin didiskusikan tentang SWOT projek ini.


Perjalanan untuk membuat projek ini terkesan panjang ya, mak. Tahapannya banyak banget. Bettul, kalau kita baru mulai. Tapi ternyata ya, kalau kemudian kita sudah mulai terbiasa merunutkan, insya Allah jadi jauh lebih mudah. Tantangan yang bisa banyak muncul, yang kami rasakan jauuuh lebih sedikit. Mungkin karena semua proses dan celah bisa diantisipasi lebih awal.


Bersyukur banget dapet banyak pencerahan ikut perkuliahan ini. Banyak perbaikan terkait proses. Kan ga bangeud kalau kita masuk ke dalam lubang kesalahan yang sama yekaaan.


Jurnal #5

Sumber : http://azkail.com/5-saatnya-identifikasi-aksi-detail-438212