Belajar Bersama Kelas Bunda Sayang

Belajar Bersama Kelas Bunda Sayang

Karena kebaikan itu menular dan bertumbuh

 

Fasilitator kelas online, dari namanya tentu sudah terbayang seperti apa tanggung jawabnya. Ya, memfasilitasi tentu saja. Hanya saja, yang menjadi tantangan baru adalah saat kesempatan menjadi fasilitator kelas online seorang diri dengan tema-tema seputar parenting dan prakteknya. Panduan dan ilmu terus membanjiri kami. Namun pada prakteknya, tentu ada ilmu-ilmu praktis yang kemudian saya peroleh langsung di kelas yang seringnya tidak ditemukan dalam teori. Ini yang saya suka. Belajar langsung, praktek dan langsung mendapatkan feedback saat itu juga. Saya jadi bisa mengambil hikmah plus benang merah dalam setiap diskusi kelas yang dijalankan.

 

Saat ini di kelas online yang saya fasilitasi sudah selesai di level dua dari 12 level yang ada. Sepanjang perjalanan di level dua ini banyak sekali warna baru yang saya temukan. Dan saya bersyukur mendapatkan warna itu. Sungguh. Karena saya percaya, tidak ada yang serba kebetulan, bahkan daun yang jatuh pun sudah tertulis jelas di atas sana. Bukan sebuah kebetulan pula saya dipertemukan di kelas online ini. Saya percaya, ada sesuatu yang sedang Allah siapkan untuk saya. Entahlah. Hanya Allah yang Maha Tahu.


Teman-teman tahu hikmah apa saja yang saya dapatkan dari menemani ibu-ibu hebat di level dua ini? Ada dua hal besar selama menjadi fasilitator online yang kemudian mempengaruhi dan merubah habit saya saat ini. Dan ini sangat berpengaruh baik pada keluarga di rumah.

1.     


1. Semakin konsisten dengan kandang waktu

Kandang waktu, saya suka sekali dengan kata-kata ini. Ini adalah hikmah pertama yang amat sangat saya rasakan manfaatnya langsung. Waktu yang saya kandangkan, saya menjadi nyonya untuk waktu yang saya punya, saya kelola sendiri, saya evaluasi sendiri dan saya ganti sendiri. HP itu menjadi tantangan terberat untuk saya semenjak mengikuti beberapa grup WA komunitas terkait hobi saya. Semua komunitas yang saya ikuti menggunakan plattform Whatapps (WA). Jadi kalau tidak bisa mengelola waktu online dengan baik, bisa-bisa saya jadi budak HP. Owh, tidak, saya ga mau itu terjadi. Saya harus bsa atur, kapan waktunya pegang HP dan membalas chat yang perlu. Kapan waktunya membuka dan say hello pada teman dan kapan waktunya saya ada di dunia 7nyata. Salah satu resolusi yang telah saya catatkan untuk tahun 2017 ini , salah satunya adalah bijak dalam pemakaian gadget. Namun itu hanya berlangsung beberapa bulan pertama saja. Karena tidak terukurnya saya dalam membuat target. Saya tidak menggunakan SMART dalam menuliskan resolusi gadget ini. Sebetulnya lebih karena tidak yakin bisa menjalankan apa tidak. Hehehe. Godaan antara “beneran nih, mau punya waktu online pegang hape? Grup belajar dan kerjaan banyak di WA loh”.  Akhirnya, seperti ini lah hasil kandang waktu saya. Efek luar biasa setelah menjadi fasilitator online.

 

Sudah beberapa tulisan saya tuangkan terkait mengelola waktu di  : http://azkail.com/ini-dia-caranya-latihan-untuk-konsisten-detail-54841.html 


Bagaimana cara saya kepengen banget rajin menulis di blog sebagai bagian dari menyebarkan virus kebaikan : http://azkail.com/7-tips-melawan-rasa-malas-detail-54878.html


Juga bagaimana menghadapi kemajuan zaman dalam per gadget an di : http://azkail.com/7-tips-mengelola-waktu-online-detail-55525.html 


Semuanya sebagai bagian reminder bagi saya pribadi terkait kesungguhan dalam merubah dan menguatkan konsistensi.


Menjadi fasilitator online membuat saya harus mampu mengelola waktu di dunia nyata yang tentu akan berimbas dalam dunia online. Saya jadi bisa banyak mengkandangkan waktu kapan mempersiapkan materi, bahan diskusi, sharing kecil dengan perangkat kelas dan yang jelas, semua dilakukan setelah pekerjaan rumah, domestik atau tanggung jawab kantor selesai.

 

Jadi, inilah step by step yang telah saya lakukan dalam menentukan target saat awal tahun 2017 hingga saat ini.

 

img-1513993372.jpg

Bagan itu hasil saat week awal Desember 2017

 

2.     

        2.  Keluarga di rumah memiliki gadget time

Pengaruh kandang waktu saya juga terbawa pada anak-anak dan paksu. Karena gadget betul-betul mempengaruhi dunia nyata, belum lagi anak-anak remaja kami begitu dekat dengan barang satu ini, maka penting buat kami untuk mengatur dan menyepakati bersama. Inilah kesepakatannya.  No gadget saat :

            A. Di meja makan

            B.  Duduk ngariung dalam formasi lengkap kapan dan di mana pun

            C. Di dalam mobil

            D. Dari jam 18.00 sampai selesai isya berjama’ah di masjid

            E.  Melakukan tidur setelah shubuh

Bersyukur luar biasa berada dalam komunitas parenting ini. Benar-benar membawa kebaikan sampai ke rumah. Tahun 2017 sudah melakukan progress sampai sejauh ini. Berharap bisa konsisten dan bisa bergerak terus ke arah yang lebih baik.


Saya semakin percaya bahwa kebaikan itu menular dan terus bertumbuh. Maka perbanyaklah untuk menularkan dan menumbuhkan kebaikan di manapun kita berada. 


Terima kasih untuk komunitas tercinta, untuk semua peserta kelas online dan semua grup WA, FB yang saya ikuti. Belajar hingga akhir hayat.

Sumber : http://azkail.com/belajar-bersama-kelas-bunda-sayang-detail-56723?page=3