Cara menjadi Penulis Cilik Ada di Buku Ini

Cara menjadi Penulis Cilik Ada di Buku Ini

"Ikatlah ilmu dengan menulis." (Ali bin Abi Thalib)

Menulis untuk sebagian orang mungkin sesuatu yang sangat sulit. Tapi bagi sebagian yang lain menganggap, menulis bisa membantu mengalirkan rasa, mengungkapkan banyak cerita. Menulis merupakan salah satu keterampilan yang bisa dipelajari dan bisa dibiasakan. Bisa jadi dulu tidak suka menulis, tapi karena lingkungan dan dorongan dari luar menuntut untuk menulis, bukan tidak mungkin menulis menjadi kebiasaan.


Pernahkah memperhatikan minatnya anak-anak, mak?

Ada yang sejak awal suka menulis diari, suka menggambar-gambar dan membuat semacam komik?

Suka menulis indah? 

Catatan sekolahnya rapih dan suka dipinjam teman-temannya kalau jelang ujian?


Itu tanda-tanda, mak. Tanda kalau minat di area literasinya jauh lebih besar dibandingkan yang lain. Kalau sudah menemukan hal seperti ini pada anak, kita tinggal memberikan bayak kesempatan di area literasi. Beberapa hari lalu, saya membaca buku yang berjudul Kids Writer. Buku setebal 90 halaman saja ini diperuntukkan bagi anak-anak dan remaja yang menginginkan menjadi penulis. Bahasanya sang penulis, Eni Setiati, sangat sederhana, mudah dimengerti anak-anak. Penulis merupakan lulusan IISIP Jakarta tahun 1993 yang berpengalaman menjadi wartawati. Dan saat ini sudah menelurkan beberapa buku serta banyak sekali mementori para penulis yang ingin menelurkan buku.  Buku ini menjelaskan langkah demi langkah  kalau ingin menjadi penulis sampai pada proses penerbitannya. Yang menarik adalah bu Eni pun menyisipkan banyak sekali ilmu kepenulisan yang meminta anak untuk belajar menuliskannya di buku itu, semacam work book


img-1542151486.jpg


Dalam setiap bahasan, terdapat lembar latihan seperti ini yang sebelumnya menjeaskan apa itu teknik menulis atau mencari ide, misalnya. Untuk anak-anak yang suka menulis, buku ini bisa menantangnya untuk makin menulis. Sebetulnya, kalau membaca buku Kids Writer kita pun banyak mendapatkan ide menulis. Jadi tak hanya untuk anak-anak, untuk kita yang dewasa pun bisa dilakukan. 


Coba saja kita lihat daftar isinya : 

img-1542151806.jpg


Bagaimana? cukup lengkapkan? 


Menulis itu butuh banyak latihan, bagi anak-anak, bahkan mungkin kita juga, bisa saja ada masanya hlang mood dan malas untuk menulis. Maka tugas kitalah untuk terus menyemangatinya melakukan apa  yang telah ia rintis sejak awal. 


Kebetulan si bungsu sejak awal minat dalam literasinya sudah muncul dan terlihat sekali. Saat diarahkan pun ia sangat enjoy. Bantu anak dengan menyimpan semua tulisan tulisannya di google drive misalnya. Dulu saya pernah menyimpan semua tulisan anak saya di hard disc eksternal, tapi kemudian HDX itu rusak, hilanglah semua file itu. Nah belajar dari situ, saya akhirnya memilih google drive sebagai wadah penyimpanan.


Oia, bagi anak yang sudah terbiasa menulis menggunakan PC/Leptop, geser dan coba deh media/situ menulis di https://www.booktrack.com/ Fasilitas menulisanya akan membuat anak makin menyukai menulis secara online. Website itu memberikan tambahan input music yang bisa disesuaikan pada setiap lembar ceritanya. Jdi saat nanti penulis dan pembaca membaca halaman tertentu, akan muncul music yang menyesuaikan dengan ceritanya. Kita bisa tambahkan aneka music pada setiap tulisan. Asyik kan. Tak hanya itu, kita pun bisa membuat cover buku onlinenya. Kalau hanya menggunakan templet yang ada aja sudah bagus-bagus, apa algi kalau anak-anak sendiri yang membuat covernya, tentu jauh lebih dalam makna belajarnya


Selamat menemani buah hati menemukan minat dan bakatnya ya, mak.

Sumber : http://azkail.com/cara-menjadi-penulis-cilik-ada-di-buku-ini-detail-406814