Efek Homeschooling

Efek Homeschooling

"Bund, ternyata, kalau cerita apa yang kita kuasai itu, enak ya, mengalir gitu ceritanya."

Malam tadi cah ayu membuka percakapan di meja makan. 

"Maksudnya bagaimana, dek?"
"Itu loh, tadi siang kan aku show up tentang apa yang pernah aku lakukan. Kemaren sempat sampai kebawa mimpi loh bun, saking mikirin takut pas ada yang nanya, aku ga bisa. Lah ternyata, aku lancar jawab semua pertanyaan temen-temen yang ndengerin show up aku."
"Menurut adek, apa yang membuat adek bisa lancar menjawab pertanyaan temen-temen?"

"Sepertinya sih, karena materi yang aku sampaikan, aku menguasai banget, kan itu memang yang aku lakukan, jadi bukan katanya, bukan sekedar wacana gitu. Makanya aku bisa lancar presentasi dan bisa menjawab pertanyaan guru dan temen-temen."

===

Ya. Menyampaikan sesuatu yang kita kuasai itu membuat percaya diri kita muncul. Tak hanya anak-anak, kita, orang dewasa pun bila menyampaikan sesuatu di depan orang banyak, sesuatu yang betul-betul kita kuasai, minimal, percaya diri muncul. Kelompok homeschoolingnya memiliki kegiatan setiap anak harus show up, membagikan apa yang mereka ketahui pada teman-temannya. Memberikan kesempatan dan banyak ragam pengalaman pada cah ayu, semakin membuatnya tahu apa kekuatannya, tahu seperti apa dirinya sendiri. Dan lebih fokus, akhirnya, pada kekuatan yang dimiliki. Kalau pun ia merasa lemah di satu sisi, ia berusaha mencoba justru di sisi kekuatannya. Ini muncul setelah beberapa kali kami libatkan cah ayu dalam beberapa kegiatan yang bertemu dengan orang banyak dengan tanggung jawab yang kami berikan.


Lain kali deh, cerita tentang tanggung jawab itu ya.

Sumber : http://azkail.com/efek-homeschooling-detail-52108