Artikel Populer

Sahabat Wanita Nabi SAW yang Bisa Kita Kenalkan pada Anak

Sahabat Wanita Nabi SAW yang Bisa Kita Kenalkan pada Anak

Admin Kamis, 16 Mei 2019 Parenting
Sahabat Wanita Nabi SAW yang Bisa Kita Kenalkan pada Anak

Sudah kah kita mengenalkan para sahabat Nabi SAW pada anak-anak?

Saat kita sedang bersama anak-anak, pernahkah kita kenalkan beberapa sahabat Nabi?

Seberapa kenal mereka? Atau pertanyaannya saya balik, seberapa kenal kita tentang sahabat Nabi? Alih-alih mengenalkan sahabat Nabi, malah mungkin justru artis-artis luar negeri yang dikenal oleh anak-anak. Kalau sudah begini, siapa yang salah? #tutupmuka. Aiih, kalau pertanyaan terakhir tadi, saya tutup muka juga, malu. Tak banyak yang saya tahu dan juga saya berkaca pada diri sendiri, apa yang sudah saya lakukan untuk mengenalkan lingkungan sahabat Nabi yang bisa dijadikan teladan bagi saya dan keluarga. 


Berangkat dari kejadian itu, kemudian saya coba kumpulkan beberapa nama sahabat Nabi SAW. Terutama beberapa nama yang jarang kita (saya.red) dengar namanya. Saya simpan di blog biar suatu saat butuh, cepat mencarinya kapan dan di manapun berada. Dari nama-nama ini, bisa kita kenalkan kehebatannya pada anak-anak. DI setiap momen tertentu, bisa kita sisipkan kelebihan masing-masing sahabat Nabi ini kepada mereka. Berikut ini nama-nama dan apa yang dilakukan pada islam. 


1. Kabsyah binta Rafi'

Beliau adalah ibunya Sa'ad bin Mua'adz dan Amr bin Mua'dz. Dikenal sebagai pelopor para ibu yang mendorong agar keluarganya untuk turun berjihad untuk islam. Kedua anaknya dikirim mengikuti peperangan hingga menemui syahidnya. Saat perang badar, beliau menyeru kedua anaknya untuk  turut berperang, dan berdoa agar syahid menjemputnya. Namun kedua anaknya pulang dengan selamat. Kemudian terjadi perang  Uhud, lagi-lagi Beliau mengirim kedua anaknya untuk berperang. Kali ini, Amr bin Mu'adz syahid dalam peperangan itu.  Saat perang Khandaq, Ummu Sa'ad juga mengirim  Sa'ad bin Mu'adz untuk berangkat berjihad. Aisyah RA sampai mengingatkan pada Ummu Sa'ad bahwa baju perangnya ada yang berlubang-lubang di daerah lengannya, jangan berangkat dulu. Namun lagi-lagi Sa'ad bin Mua'dz patuh. Ia pun berangkat dan menjemput syahidnya. Tahukah mak, yang bikin saya merinding saat membaca kisahnya adalah bahwa tepat di lubang lengan itulah yang membuatnya syahid, kemudian turun sebuah hadis yang Allah SWT menyeru pada para malaikatnya untuk membuka seluruh pintu syurga untuk menyambut Sa'ad bin Mu'adz. Tak hanya itu, 70.000 malaikat hadir mengiringinya.

Ummu Sa'ad sangat bersedih saat mengetahui kedua anaknya syahd adalah hal yang manusiawi. Hingga suatu saat, Rasulullah mendengarnya menangis. Rasulullah berkata :"Setiap perepmpuan itu berdusta dengan tangisnya kecuali Ummu Sa'ad." Ya Allah, gimana rasanya bila Rasul bersabda seperti itu cobaaaaa.


2. Ummu Hisyam binti Haritsah

Beliau dikenal sebagai wanita yang hafal langsung surat Qaaf langsung saat Rasulullah membacakannya. Kemauannya untuk terus mencari ilmu sampai menjadi penghafal al quran dan hadist. Beliau juga menjadi salah satu sahabat nabi yang mengikuti baiat Ridwan.


3. Arwa binti Abdul Muthalib

Bibi Nabi SAW ini dikenal sebagai penyair profesional, Pemikiran dan ide jernihnya membantu perkembangan Islam saat itu. Beliau salah satu pembuat syair terkenal saat Rasulullah wafat.

"Wahai Rasuullah, bukankah kau harapan kami

Kehadiranmu adalah kebaikan bagi kami

Jangan kau biarkan menjadi kering

Setiap detak jantungku hanya mengingat Muhammad

Dan betapa kesedihan menahan rindu

Terkumpul dalam diriku setelah kau tiada, wahai nabi"


4. Khaulah binti Azwar al Kindi

Adalah seorang wanita pemberani dan mahir menunggang kuda. Ia berani meringsek masuk di tengah pertempuran yang sedang berkecamuk melawan pasukan Romawi. Keahliannya memainkan pedang dengan menuggang kuda yang akhirnya mendapat julukan wanita pedang Allah, sang bidadari besi. Selama berperang, Khaulah menutup seluruh tubuhnya. Hanya matanya saja yang terlihat. Sehingga membuat penasaran kaum muslimin yang menyaksikan kehebatannya. mereka mengira ia adalah Khalid bin Walid. Namun ternyata salah. Ia adalah Khaula binti Azwar al Kindi. 


Di riwayar lain pernah diceritakan bahwa tak hanya piwau menunggang kuda dan memainkan pedang saya. Tapi Khaulah pun mampu menyemangati para kaum wanita unutk ikut maju ke tengah pertempuran dengan strateginya yang cemerlang. Sehingga mampu membebaskan beberapa kaum muslimin yang saat itu menjadi tawanan perang. Kisah keberanian ini mempertahankan kalimat tauhid ini bisa dikenalkan pada anak-anak untuk berani melakukan yang benar sesuai yang Allah perintahkan.


5. Ramlah bin Abu Sufyan

Ramlah bin Abu Sufyan yang dikenal dengan sebutan Ummu Habibah adalah istri Nabi SAW yang maharnya paling mahal dan dilakukan di tempat yang paling jauh, yaitu di Habasyah. Beliau merupakan salah satu wanita yang memeluk islam pertama kalinya. Terkenal karena selalu mengikuti dan konsisten atas apa yang Rasul perintahkan. Salah satu hadis yang beliau dengar dari Rasul adalah :


مَنْ صَلَّى اثْنَتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِى يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa mengerjakan shalat sunnah (rawatib) dalam sehari-semalam sebanyak 12 raka’at, maka karena sebab amalan tersebut, ia akan dibangun sebuah rumah di surga.”

Maka setelah mendengar hadist itu, beliau selalu amalkan hingga akhir hayatnya. Ia pun dikenal dengan permintaan maafnya saat menjelang akhir hayatnya. Tak hanya itu, beliau pun mendoakan kebahagiaan untuk orang lain. Kekonsistenannya dalam beribadah kepada Allah dan selalu mendoakan kebaikan pada orang lain inilah yang bisa dijadikan tauladan untuk kita dan keluarga.


Lalu, jangan pernah lepaskan ikatan cerita -cerita heroik dan kehebatan para sahabat Nabi ini kepada anak-anak. Bagian dari mengenalkan cinta islam pada anak dan keluarga salah satunya dengan menceritakan kebaikan para sahabat dan salafus shalih, bukan?



Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial

© Copyright 2017 azkail. Oleh Webpraktis.com | sitemap