Home / Artikel 7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog

7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog

7 Alasan Mengapa Harus Punya Blog

Tips Ketjeh Ala Emak

Sabtu, 16 Desember 2017

Mak,

Waktu kecil pernah punya dan nulis di buku harian ga?

Kalau nulis jawaban soal terbuka, bisa panjang dalam penjelasan?

Sudah mulai sering menulis status yang sedikit agak panjang di media sosial?

Kalau ngetik WA seneng njelasin dan berkata-kata nan panjang?

Kalau mau belanja, suka nulis catatan apa yang mau dibeli nanti di pasar?

Lebih mudah menuliskan isi hati dalam berlembar-lembar kertas dari pada disuruh mengungkapkan langsung pada orangnya?


Kalau ada satu saja jawaban ya dari pertanyaan di atas, wuaah...kudu hati-hati, itu tanda-tanda, mak. Tanda-tanda Allah sedang menitipkan sesuatu pada kemampuan yang kita miliki, tanda-tanda bahwa sedang ada proses perubahan yang terjadi. Yang jelas, tanda-tanda kebaikan mulai menyelimuti kalau digunakan dengan baik. Hehehe.  Pernahkah merenung berjenak-jenak mengapa jawaban kita "ya, betul" dari beberapa pertanyaan di atas? Atau mungkin baru ngeh ternyata saya seperti itu? hehehe. Pernahkah mulai diseriusi, mak? serius dalam arti yang sesungguhnya. Bahwa ternyata dengan menulis, kita banyak mendapatkan pelajaran berharga. Entah itu hati terasa plong setelah menulis, ada rasa senang setelah tulisannya selesai ataupun WA yang kita tulis itu telah dibaca sang penerima pesan?


Setiap kita ditakdirkan dengan spesifikasi yang sangat unik. Tak ada satu pun manusia di muka bumi ini yang memiliki sifat dan bakat yang sama persis. Kalau memiliki kesamaan rumpun, mungkin bisa saja. Namun yang betul-betul sama persis, plek, tidak ada. Seperti yang Allah firmankan dalam QS: 17:84 :


قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَى شَاكِلَتِهِ فَرَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَنْ هُوَ أَهْدَى سَبِيلا

  Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat menurut syakilah-nya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.


Saya bukan ahli bahasa, namun dari yang saya ketahui dari seorang ahli bakat bahwa syakilah tu lah yang membuat diri kita unik dan berbeda satu sama lain. Lalu mengapa Allah menempelkan 'syakilah' itu pada diri kita, tentu ada maksudnya, bukan? Kita lah yang harus menemukan mengapa Allah tempelkan itu pada diri kita, akan jauh lebih baik bila kemudian digunakan untuk kebaikan sebagai bekal akhirat. So, untuk yang memiliki kemampuan menulis, kemauan menulis yang baru di angan-angan sekalipun, yuuk, kita gunakan untuk memberikan pengaruh baik, minimal untuk diri sendiri.


Mmm...bagaimana kalau dimulai dengan menuliskannya di dalam blog/website? harus nulis di blog, gitu? Kenapa sih harus dituliskan di dalam blog?  Harus punya blog, doong?! Simak deh 7 alasan mengapa kita harus punya blog. 


1. Tulisan yang kita buat ada dalam satu wadah

Blog, apapun namanya, hanya alat yang akan membantu kita menyimpan semua tulisan yang kita tulis. Bila suatu saat membutuhkan untuk suntikan penyegar, kita tahu harus mencari kemana. Berbeda bila kita menuliskannya di media sosial. Setiap ada berita baru, tulisan kita akan berada di bawah alias tertutup dan tertimbun diantara tumpukan tulisan-tulisan apdet. Butuh waktu pula untuk mencarinya. Berbeda bila menulis di blog. Kita bisa membuat katergori tulisan. Search di kategori saja sudah cukup banget.


2. Blog, mampu mempengaruhi orang lain

Tahukah mak kalau setiap tulisan itu punya penggemarnya masing-masing? Maka menulis yang baik-baiklah. Karena kita tidak akan pernah tahu seberapa jauh tulisan kita bisa mempengaruhi orang lan. Iya kalau tulisan kita itu baik ketika kita memperngaruhinya, kalau jelek? tak hanya cacian yang didapat, dosapun akan terus bertengger pada diri kita. Tidak mau kaan? Maka pengaruhilah dengan kebaikan.


3. Membantu membranding diri

Mak, kita ingin dikenal sebagai apa saat menulis? ibu muda dengan dua putri dan pengasuhannya? traveller blogger? atau yang lain? tulisan yang dituangkan dalam blog bisa membantu kita dalam membranding diri loh. Fokus saja membahas satu tema dalam blog, jadi kalau ada pebaca yang ingin bertanya atau membaca tentang materi itu, kita punya wadah dan bahasannya.


4. Memberikan informasi seluas-luasnya pada orang lain

Rosulullah pernah menyampaikan pada kita, "sampaikanlah walau satu ayat". Artinya, apapun kebaikan yang kita ketahui, sampaikanlah, ceritakanlah, tuliskanlah, agar orang lain mendapatkan manfaatnya juga dari apa yang kita ketahui, walau sedikit. Karena bsa jadi sedikit menurut kita, namun banyak untuk kebutuhan orang lain.


5.  Mampu mendatangkan penghasilan tambahan

Yup, beneran loh mak. Kalau blog yang kita punya bisa mendatangkan penghasilan tambahan. Fokus pada satu tema tentu jauh lebih baik, karena pembaca akan mengenal secara spesifik apa yang kita bahas di blog kita. Saat konten yang kita miliki itu kuat dan spesifik, bisa jadi akan dilirik orang lain untuk mengiklankan produknya yang tentu saja dengan konten yang sesuai dengan konten blog kita. Contoh, kalau blog yang kita buat mengenai traveller ala emak-emak, dan Anda setiap hari aplot informasi tentang travel, maka perunsahaan travel atau tiket  bisa saja melirik blog Anda untuk ditampilkan.


6. Bagian dari perjalanan hidup yang tertulis

Saat menulis di blog, tentang apapun yang Anda inginkan, merupakan puzle kehidupan day by day.  Suatu saat di masa mendatang, kita bisa membuka kembali pengalaman yang sudah dilakukan, maka dengan menuliskan maka sejarah pun telah diukir. Tinggal kita memilih mau mengukir sejarah yang baik atau yang buruk. Bisa juga bila pilihan Anda adalah parenting anak, makadengan menulis di blog, bisa loh sebagai hadiah untuk anak-anak ketika mereka dewasa. Mereka mendapatkan gambaran utuh tentang seperti apa mereka dulu dari tulisan yang Anda buat di blog.


7. Tempatnya Anda bersilaturahmi dengan banyak orang dan banyak komunitas

Dengan memiliki blog pribadi, baik berbayar atau yang gratis, artinya Anda telah membuka diri untuk menerima banyak sekali pertemanan, pengetahuan, pengalaman, mungkin ditamba lagi nanti dengan penghargaan dan prestasi baru. Kalau sudah di publik keluar, apapun yang telah anda tulis, orang lain akan mudah membacanya. Bersiaplah menerima efeknya. Entah baik atau buruk, itu semua tergantung dari apa yang kita tulis. Karena menulis sama seperti sedang berbicara, maka apapun yang Anda tulis, walau pun bisa dihapus, namun tak mungkn bisa menghapus ingatan pembaca tentang apa yang pernah Anda tulis sebelumnya.


Bagaimana, sudah tidak ragu lagi kaan untuk segera bikin dan mengisi blog Anda, mak.

Komentar

  • Yuli Yuliani

    Sabtu, 13 Januari 2018

    Masih dirapihkan ini blogku. Nulisnya harus diperbanyak lagi. Kualitasnya juga. Harus belajar sama Nyah kesayangan sepertinya 😍.

  • Santy Diliana

    Sabtu, 13 Januari 2018

    Terimakasih sharingnya, Nyah Ika. Memotivasi untuk kembali rajin ngeblog. ❤

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial