Home / Artikel 7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak

7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak

7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak

Tips Ketjeh Ala Emak

Minggu, 20 Agustus 2017

Sejak kecil, bermain bersama anak, tentu menjadi kegiatan yang saya paaling tunggu-tunggu. Karena saat itulah saya bisa memasukkan banyak hal pada anak-anak. Yang paling seru adalah mengamati dan kemudian menemukan satu per satu puzzle tentang cara anak-anak menangkap informasi dari kami dan orang sekitar. Pernah satu kejadian, kami sedang mendiskusikan kesepakatan pagi itu dengan anak-anak. Cah lanang sedang asyik menggambar, kami mengira ia abai dengan diskusi kami, ternyata kami salah, ia melakukan apa yang kami sepakati pagi itu dengan baik. Yang membuat saya terharu adalah, setelah kesepakatan pagi kami buat, ia langsung menyerahkan gambar komiknya kepada saya. Temans tahu apa yang ia gambar? Ia menggambar dan melukiskan situasi pagi itu. Jelas dengan balon suaranya. Ada saya yang sedang duduk di samping ayahnya, lengkap dengan kesimpulan diskusi/kesepakatan pagi itu.


Ya, puzzle itu mulai kami simpan satu demi satu. Kami percaya bahwa suatu saat, puzzle itu akan bertambah dan terlihat sebuah gambar indah dan berharga untuk kami kelak. 


Tahukah temans bahwa ada 7 waktu asyik bagi kami untuk mengamati cara anak-anak belajar dan menyerap informasi sekitar?. Waktu-waktu ini kami konsistenkan khusus untuk melihat cara anak-anak menyerap informasi dengan baik. Karena setiap keluarga berbeda, maka silahkan saja disesuaikan dengan visi misi keluarga masing-masing ya. Usia anak-anak saat itu sekitar 2 tahun dimana anak sudah bisa diajak komunikasi dua arah oleh kita, orang tuanya.


Berikut 7 waktu asyik untuk mengamati gaya belajar anak, selamat mencoba ya :


1. Saat sarapan pagi di meja makan

Situasi seperti ini biasanya akan terlihat sisi lain dari anak kita yang sesungguhnya. Bagaimana dia berinteraksi dengan keluarga saat menyiapkan makanannya, saat meminta makanan di piring, saat ngobrol ringan. Bahkan ini bisa jadi puncak aktifitas pagi mulai dari bangun tidur hingga mau berangkat sekolah -untuk anak yang sudah bersekolah-. Kalau anak bangun terlambat, dan ia harus masuk sekolah, ini akan menjadi ajang kita , sebagai orang tua, untuk belajar tega. Kesepakatan dan disiplin lainnya, biasanya suka terlewat dan menggunakan cara instan nih. Perhatikan deh bagaimana cara anak menjawab pertanyaan kita, apakah menjawab sekenanya saja namun ternyata ia mengerti, atau dia menjawab dengan menghentikan apapun yang dipegangnya.


2. Saat bermain dengan rekan sebaya

Kondisi bermain adalah saat dimana anak merasa paling bahagia. Kita juga bisa mengamati bagaimana anak berinteraksi dengan rekan sebaya, bagaimana bahasa tubuh yang digunakaan saat berkomunikasi. Cek kembali ciri-ciri gaya belajar ya. Karena bahasa tubuh juga turut berperan serta menjadi objek pengamatan kita.


3. Saat belajar atau mengulang pelajaran

Ini yang paling jelas terlihat. Amati bagaimana cara anak menghafal. Apakah dengan suara yang lantang dan nyaring atau harus menutup pintu dan hening kemudian di dalam kamarnya.


4. Saat membaca buku

Perhatikanlah ketika anak anda membaca buku, apa yang dilihatnya, gambarkan atau mengeja dan membaca tulisannya? Bergumam atau diam kah ketika membaca. Saat membaca, apakah ada anggota tubuhnya yang ikut bergerak seolah sedang mengikuti alunan musik?


5. Saat anda berdiskusi dengan anak

Amati cara anak anda menangkap informasi yang anda berikan saat berkomunikasi. Pancing dengan beberapa pertanyaan terbuka. Lihat ekspresi dan gesturenya. Perhatikan kata-kata kunci atau ciri khas dari masing-masing gaya belajar. Semakin sering anda berkomunikasi dengan anak, semakin mudah terasah anda untuk menemukan puzzle gaya belajar anak.


6. Saat anak memiliki waktu luang

Lihat dan amati, apa yang biasanya anak anda lakukan saat waktu luang. Menonton video? bermain ke rumah teman atau lebih senang menyendiri di kamar sambil membaca buku kesayangannya?


7. Saat belajar di sekolah

Cari tahu dan diskusikanlah dengan guru di kelasnya terkait gaya dan cara yang muncul saat anak anda belajar di kelas secara klasikal.


Selamat mengamati ya.


Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial