Cara Mendengar Aktif Saat Berkomunikasi


"Ya ampun ade, gini aja ga bisa."

"Kakak, simpan handuknya di tempatnya dong. Bunda kan dah bilang berpaa kali untuk menyimpan handuk di tempatnya. Nanti kalau butuh, susah deh nemuinnya."

"Adik, sebentar ya, bunda masih ngobrol sama tante Dina. Pulang dari sini kita beli makanan kesukaan adek ya di toko itu."

"Makanya, kan tadi bunda dah bilang, jangan penuh-penuh kalau isi air di gelas. Kan jadi tumpah, dek."

---

Pernah punya pengalaman berkomunikasi seperti itu ke anak atau merasa diperlakukan seperti itu kah, mak? Bagaimana rasanya?Biasa aja? Owmaigat maak, kite perlu baca buku ini niiih.


Kali ini, buku yang akan saya review adalah salah satu buku panduan yang sering saya praktekkan. Amazing aja gituu, bisa merubah nyaris dari kondisi perang dunia ke tujuh menjadi hawa yang adem tentrem suejjuk karena efek dari pemilihan diksi saat berkomunikasi. Ya, berkomunikasi itu seni merangkai kata dan menata hati. Perlu terus berlatih agar terbiasa dan menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Perlu radar yang onfire, every time every day.  Dan buku ini banyak memberikan jawaban terkait bagaimana cara kita berkomunikasi dengan anak. Yup, komunikasi menjadi kuncinya.


Buku ini ditulis setelah Buni, panggilan kesayangan sang penulis, melanglang buana mengisi training parenting selama kurang lebih 14 tahun (hingga tahun buku itu terbit). Berbekal dari pengalaman pribadi beliau mendidik 3 buah hatinya juga, Buni kemudian menuliskan cara dan metode berkomunikasi dengan buah hati.


Kebetulan saya sudah ikut beberapa kali pelatihannya sebelum buku itu terbit. Rasanya seperti ditampar bolak balik, mak. Memang luar biasa Buni menjelaskan dan mengajarkan kepada para peserta tentang bagaimana seharusnya berkomunikasi dengan anak. Saat membaca bukunya, seolah-olah saya pun ada dalam pelatihannya saat itu. Bukunya imut-imut, mudah digenggam dengan satu tangan dan menggunakan bahasa yang sederhana banget. Jadi mudah dipahami. Belum lagi ada banyak sekali komik dan gambar yang ikut menelaskan apa dan bagaimana caranya saat anak marah atau ga suka sama satu kondisi. jadi, buat si visual macam saya, ini membantu banget.


Sekali lagi, kalau emak butuh pengayaan terkait bagaimana caranya berkomunikasi kapada anak, mau memperbaiki hubungan kedekatan dengan anak, buku ini saya sarankan segera dibaca dan dipraktekkin deh. Saya sudah khatam menjalankan 15 gaya komunikasi yang bisa menjadi penghalang. Duh, suka sedih kalau inget itu.


oia, di buku ini kita diajak untuk belajar mengatur emosi, kata hingga bahasa tubuh saat berkomunikasi dengan anak. Cocok banget dibaca oleh orang tua dan guru yang mulai kesulitan dalam berkomunikasi dengan anak. Anak sulit diatur, anak yang ga mau nurut orang tua, sulit diajak kerja sama sampai pada bagaimana menggali cerita anak.


Beliau memberikan beberapa teknik sederhana yang bisa digunakan saat anak marah, jengkel atau pun senang. Bayangkan, saat Anda sudah siap menerima tamu, karpet sudah dicuci , ruangan bersih dan makanan minuman sudah tersaji, tiba-tiba si kecil datang dengan kaki yang kitir hingga mengotori karpet, tak lama ia menyenggol barisan makanan. Tumpah. Berantakan. Apa yang Anda rasakan, apa yang akan Anda katakan pada anak, mak?


Dalam kondisi kita jengke, gemes, gregetan dan marah, biasanya muncul sederetan kalimat negatif yang tidak kita sadari. Nah, di buku ini kita dikenalkan cara sederhana dengan menggunakan diksi singkat. Itu saja? tentu tidak. Ada cara berikutnya yang harus kita lakukan. Apa itu? aiiih, baiknya Anda baca langsung bukunya. Saya sudah beberapa kali cobakan alhamdulilah banyak membuat saya lebih hepi dan jarang sewot saat anak mencari perhatian. hahaha.

Tapi ga ada kata terlambat untuk segera memperbaiki. Minimal baca dulu lah buku ini. Di mana lagi kalau bukan di rumah baca azkail di Bogor.


----

Judul buku : Amazing parenting

Penulis : Rani Razak Noe'man

Penerbit : Nouman familia (PT Mizan publika)

Catakan I Februari 2012

Tebal buku : 164 halaman

                                                                img-1570030438.jpg

  • Jum'at, 20 September 2019

Artikel Terkait

99 Cara menjadikan Anak Keranjingan Membaca
99 Cara menjadikan Anak Keranjingan Membaca
Membimbing Remaja Dengan Cinta
Membimbing Remaja Dengan Cinta
Mengapa Talent Mapping
Mengapa Talent Mapping
Cara Baru Mengasah Otak Dengan Asyik
Cara Baru Mengasah Otak Dengan Asyik
Melihat sisi lain anak-anak gifted
Melihat sisi lain anak-anak gifted
Buku Wajib Bagi Pendidik
Buku Wajib Bagi Pendidik
4 Langkah Mengajarkan Anak Disiplin dan Sopan Santun
4 Langkah Mengajarkan Anak Disiplin dan Sopan Santun
7 Kesalahan terbesar orang tua
7 Kesalahan terbesar orang tua

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar