Mengupas Rahasia Hati Hajar Istri Nabi Ibrahim AS


Jika kau menderita seperti Hajar, apakah yang akan kau lakukan?

Saat menyebut nama Hajar, kita akan teringat dengan  kisah istri nabi Ibrahim AS, air zamzam, Makkah atau nabi Ismail. Tapi, apakah kita tahu penderitaan dan pengorbanannya? Apakah kita tahu rahasia hatinya?


Novel ini adalah bacaan yang tepat buat Anda ya mak, yang suka sejarah tapi menggunakan bahasa yang sangat sederhana ga make mikir berat. Ga seperti buku sejarah pada umumnya, buku ini menyajikan kisah perjalanan dan kisah siapa dan bagaimana seorang Hajar  selama ini, layaknya novel. Jujur,  bikin saya baper luar biasa tingkat dewa dewi. Sang penulis, Sibel Eraslan, mampu mengaduk-aduk emosi. Kekuatan penulis dalam meramu konflik batin antar tokohnya mampu membuat saya larut. Seolah-olah saya ada di dalam perjalanan itu. Kepiawaiannya dalam pemilihan diksi mampu membuat saya berkaca-kaca saat membayangkan kondisi yang dialami oleh Hajar. Masya Allah, saya jadi merinding bila saya berada dalam posisi Hajar atau pun Sarah. 


Bayangkan mak, saat Hajar menjadi tawanan perang, seluruh keluarga tewas dan tinggal dia sendiri satu-satunya keturunan yang tersisa. Lalu melihat dan merasakan sendiri bagaimana orang lain disiksa di depan matanya, dilecehkan dan dijual menjadi budak di negara yang merampas mereka. Tak hanya kisah tentang tawanan, emosi makin diaduk-aduk saat sang penulis menggambarkan posisi Hajar sepanjang perjalanan bersama Sarah. Bagaimana Sarah mempersiapkan Hajar agar siap mendampingi Ibrahim kelak. Tak berhenti sampai di situ, penulis sangat pawai memainkan diksinya saat Hajar menjadi istri nabi Ibrahim. Kacamata Hajar sebagai istri kedua sangat mendalam. Banyak sekali kalimat-kalimat positif yang disisipkan penulis saat bagaimana Hajar memposisikan diri sebagai istri kedua seorang kekasih Allah. 


Sibel Eraslan juga pandai mengelola kisah saat perjalanan nabi Ibrahim, Hajar dan Ismail. Pewarnaan kondisi dalam diksi cantiknya, sukses bikin mata saya berkaca-kaca. Bayangkan saja mak, selama empat bulan lebih perjalanan menuju Makkah, mereka tak berbicara sama sekali. Mengapa? cari tahu dengan membaca bukunya akan jauh lebih mengena dibandingkan saya yang cerita. Banyak kisah-kisah yang saya pun baru tahu terkait sejarah Hajar di luar kisah tentang zamzam, Shoffa Marwa.


Novel yang beralur maju dengan beberapa flashback ini menggunakan kata ganti orang pertama tunggal, "aku". Artinya, Hajar sendiri yang menceritakan kisahnya. Walau ada beberapa bagian yang penceritanya adalah Sarah dan nabi Ibrahim AS. Ini yang membuat kita mudah sekali hanyut dalam tulisan Sibel Eraslan. 438 halaman tak akan terasa dibaca dalam beberapa jam saja karena menyatunya pembaca dengan cerita yang disajikan.


Serial the greatest woman yang ditulisnya ini betul-betul membuka mata kita tentang siapa mereka sesungguhnya. Disajikan dengan bahasa terjemahan yang sederhana, ga pake mikir dan alur cerita yang menarik. Buku yang wajib Anda baca, mak.  Membaca karyanya akan membuat kita menghargai perjuangan, sejarah, dan berkaca pada diri sendiri tentang apa yang sudah kita lakukan hingga saat ini. Bisa sebagai bahan diskusi dengan anak-anak berdasarkan referensi buku-buku ini. Sibel Eraslan tak hanya menulis tentang Hajar loh, namun juga menggali dan mengkisahkan tentang Aisyah, Khadijah, Asiyah, Maryam, Fatimah dan Zulaikha. Semua disajikan dalam bentuk novel yang mampu mengaduk-aduk emosi pembaca. Saran saya sih, jangan lupa juga membaca referensi lain ya, biar kita makin kaya tentang perjuangan wanita-wanita hebat itu.


img-1575244659.jpg

Ssttt... tau tak? Rangkaian novel ini booming banget loh. Sebetulnya buku ini tuh tebitan tahun 2015, dah lama bet emaaang. Tapi yang namanya sejarah, ga akan lekang oleh waktu yekaaan. Apa lagi dengan gaya kepenulisan seperti ini. Sang penulis yang berada di Turki sana menulis betul-betul dari hati. Maka tak heran kalau buku-bukunya menjadi best seller. Sama seperti di Indonesia. 


Belum punya bukunya? Segera hubungi saya ya. Hihihi. Ingaaat, salah satu menghargai hasil usha orang lain adalah dengan membeli yang aseli ya. 

  • Minggu, 01 Desember 2019

Artikel Terkait

Novel Taj Mahal
Novel Taj Mahal
Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat
Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat
Biografi Khalifah Rasulullah
Biografi Khalifah Rasulullah
Kontroversial Buku Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman
Kontroversial Buku Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman
Six Thinking Hats Mengenalkan Pengelolaan Rapat dan Keputusan
Six Thinking Hats Mengenalkan Pengelolaan Rapat dan Keputusan
manajemen marah
manajemen marah
Ini Caranya Agar Tidak Baper
Ini Caranya Agar Tidak Baper
Rasulullah is My Doctor
Rasulullah is My Doctor

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar