Home / Artikel Peran Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari

Peran Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari

Peran Matematika dalam Kehidupan Sehari-hari

Tips Ketjeh Ala Emak

Kamis, 20 Juli 2017

3. Menyelesaikan masalah dengan runut

                “Mas, bunda berangkat ya sama ayah. Ada undangan dulu pagi ini. Setelah akadnya selesai, bunda langsung pulang. Oh iya, jangan lupa tugas paginya ya.” Saya berpesan pada si sulung sebelum berangkat ke undangan pernikahan teman tadi pagi. Setiap hari, si sulung mendapat tugas menyiram tanaman, menyapu dan mengepel teras. Semua harus sudah selesai sebelum jam 8 pagi. Kebetulan hari ini kami akan kedatangan tamu dari Pemalang. Sekitar 5 sampai 7 orang. Namun informasi ini tidak kami berikan pada si sulung. Hari ini kami ingin mengetahui bagaimana si sulung menyelesaikan hal ini dengan baik.

                “Bun, eyang dan tamu lainnya sudah datang. Bunda masih di undangan, ya?”

Satu jam berikutnya si sulung sudah WA saya.

                “Iya, mas, bunda sama ayah masih di tempat undangan. Bunda pulang 5 menit lagi setelah pamitan.”

Sesampainya di rumah, ternyata si sulung sudah melakukan apa yang selayaknya kita menjadi tuan rumah. Teko, cangkir satu set sudah terhidang di meja ruang tamu. Begitu pula dengan kue kaleng yang ada. Tak hanya itu, ketika kami masih di jalan menuju rumah, si sulung mengingatkan untuk membeli kudapan lagi, karena sepertinya kurang kalau mengandalkan kudapan yang ada di rumah.

                Inilah yang dinamakan matematika logika yang telah hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang anak ternyata mampu menyelesaikan ‘masalah’ yang ada, sekalipun tanpa persiapan tanpa diberi informasi terlebih dahulu. Ia tahu apa yang harus dilakukan secara runut bila tamu datang. Menginformasikan kepada kami orang tuanya, bahwa tamu sudah datang. Lalu menghidangkan teh dan kudapan yang ada, serta menemani tamu hingga kami tiba di rumah. Sampai berinisiatif mengingatkan kami untuk membeli kudapan tambahan. Proses menemukan jalan keluar dan dilakukan dengan runut merupakan bagian dari matematika logika. Anak mampu berfikir runut dan faham betul apa yang harus dilakukan bila ada sesuatu.

                Berikan anak ruang latihan seluas-luasnya dalam urusan problem solving dalam setiap lini kehidupannya. Biarkan anak merasakan sulit dan sedih untuk kemeudian mendapatkan kemudahan dan kesenangan di akhir proses penyelesaian masalah yang dihadapinya.

                Jadi, matematika tak hanya sekedar deretan angka dan sebaris rumus, namun proses menemukan jalan keluar dan melakukannya dengan runut, juga bagian dari matematika. Bagaimana dengan anak-anak anda? Kejadian apa hari ini yang berhubungan dengan matematika logika di rumah anda?

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Jejaring Sosial