Review Buku Klasik Anak
Senin, 04 Januari 2021
azkail
Bagikan

Review Buku Klasik Anak

" Discover timeless tales of beauty and charm, in which spells are cast, journeys are made and true love is found in unlikely places."


Pernah tahu cerita klasik tentang The Little Mermaid karyanya Hans Christian Andersen? Tahu dong cerita tentang Snow White, Sleeping Beauty, The Princess and The Frog. Nah, cerita-cerita yang telah melegenda itu masih tertanam di kepala saya hingga saat ini. Entah mengapa walau awalnya samar-samar tapi begitu ada yang bercerita dan menyinggung kisah mereka, otak saya dengan mudahnya me-re call perjalanan ceritanya. Mungkin karena cerita  yang pendek, sederhana dan mudah ditangkap oleh nalar anak kali ya. Udah gitu kan diceritakan atau ditampilkan dalam bentuk buku dan video secara berulang-ulang. Maka wajar saja bila kemudian saya pun mudah untuk me re call kisah klasik itu.


Saat piknik ke BBW atau Big Bad World alias bazar buku saya menemukan surganya buku-buku klasik.  Buku yang sudah lama masuk dalam wish list akhirnya bisa masuk dalam keranjang buku. Buku apa itu?


Classic Treasury Princess Stories



img-1609776910.jpg


Buku yang berisi kumpulan cerita klasik ramah anak berbahasa inggris, full color dan kertas lux. Saya berhasil meracuni nak gadis dengan buku-buku 'peninggalan' saya kecil dulu yang sudah berwarna coklat usang tak menarik. Akhirnya nak gadis lebih menyukai mendengarkan saya ndongeng dibandingkan membaca sendiri buku usang tanpa warna tanpa gambar itu. Ga menarik untuk anak kayaknya itu buku.  Karena isinya tulisan tok, tanpa gambar dan bau lemari. Hahaha. Tapi kalau diceritain tuh bisa ga jadi tidur karena kepo bolak balik kenapa begini kenapa begitu.



Buku setebal 383 ini berhasil bikin mata saya makin berbinar. Harganya nyungsep, mak. Saya dulu nyaris mau beli lewat situs luar negeri tapi ga jadi karena ongkirnye mehong, bisa beli sekardus buku lagi hanya untuk ongkir. Buku original terbitan terbaru ini dibandrol 250 ribu aja pemirsah, harga aslinya Rp 550.000. Jauh lebih murah saat saya dulu mau beli online yang kalau ditotalin sama ongkirnya hampir Rp 800.000. Uwow.


img-1609812047.jpg


Tak hanya dari segi penampakannya yang memang ekslusif, isinya yang menggunakan bahasa inggris pun mudah dimengerti oleh saya yang bahasa Inggrisnya pas-pas an sekedar yes no aja. Kalau mau latihan bahasa Inggris sederhana, mulai aja dari buku anak-anak gini. Hehehe. Satu cerita itu rata-rata menghabiskan 8-10 halaman dengan ukuran hurufnya besar-besar dan diselingi ilustrasi keren.


img-1609777037.jpg


Yang menariknya, di halaman awal, selain ada daftar isi, pembaca juga akan diajak berkenalan dengan para pengarangnya yang hidup beberapa ratus tahun sebelum kita. Jadi pengetahuan baru juga buat saya dan nak gadis saat membaca ini.


img-1609777068.jpg


Oia, karena buku ini menggunakan kertas eksklusif nan tebal, agak kurang praktis juga kalau dibawa bepergian. Karena berat bet mak. Dan untuk yang judul ini, ga ada versi hardcovernya. Menurut saya, soft cover ini juga cukup tebal sih, walau tetap lebih tebal buku klasik ini



Buat saya, buku-buku cerita klasik ini benar-benar membawa suasana baru di rumah. Karena saya mengingat kembali saat kecil dulu. Dan hingga sekarang, kartun-kartunnya pun saya tonton ga pernah bosan walau sudah berulang kali. Saat menceritakan kisah-kisah klasik ini pada anak-anak, perlu disesuaikan dengan usia anak ya. Karena kan ini khayal banget walau sarat makna. 



Dulu anak saya pernah nanya, emang manusia bisa berubah jadi kodok kalau jahat ya? Atau emang di lautan ada putri duyung cantik yang bisa berenang ga pake alat bantu? Nah, kepiawaian kita diuji di sini saat akan menceritakan kisah yang tak masuk akal. Maka baiknya tetap dampingi anak-anak saat membaca atau kalau saya dulu, tak dongengin aja sambil menunjuk gambarnya tanpa mengikuti jalan cerita di buku.



Jadi, cerita klasik apa yang paling mamak suka sampai sekarang?


Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar